Suara.com - Demi mengetahui kebutuhan pengungsi secara langsung, Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Timur (NTT), pagi ini. Dalam kunjungan kali ini, Mensos direncanakan untuk menyalurkan bantuan dan donasi dari para dermawan, dunia usaha, dan dari berbagai kalangan masyarakat kepada penyintas siklon Seroja, awal April Silam.
"Harus tahu lebih dulu, apa yang dibutuhkan para pengungsi. Jangan sampai apa yang kita kpikirkan ternyata itu bukan yang dibutuhkan mereka," kata Risma belum lama ini.
Kementerian Sosial (Kemensos) sendiri telah menerima donasi dan bantuan dari berbagai pihak untuk membantu korban bencana, termasuk korban terdampak siklon Seroja di NTT.
Bantuan datang antara lain dari Sido Muncul berupa uang sebesar Rp500 juta. Bantuan berupa Antis Hand Sanitizer sebanyak 1 juta pak atau senilai Rp1 miliar, dan yang terbaru, Kemensos menerima donasi senilai Rp100 juta dari Victory Community Church.
Dalam kesempatan sebelumnya, Mensos menyatakan, akan membuka dialog dengan pihak-pihak terkait dalam penyaluran donasi.
Sejumlah pihak telah mempercayakan donasi dan bantuan barang untuk memenuhi kebutuhan penyintas bencana melalui Kemensos sebagai bentuk kepedulian dan keinginan untuk membantu sesama.
Berita Terkait
-
Risma Ngaku Nggak Punya Duit dan Nggak Kepingin Nyapres, Tanggapi Surveinya
-
Karang Taruna Muara Gembong Tanam Ribuan Mangrove di Ujung Sungai Citarum
-
Kemensos Salurkan Bantuan 100 Paket Sembako ke Korban Banjir di Kota Bogor
-
Dulu Penerima PKH Kemensos, IRT Bandung Jadi Pedagang Sayur Sukses
-
Libatkan Pemuda, Kota Tangsel Kembangkan Berbagai Usaha Bernilai Ekonomi
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
Terkini
-
Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa
-
Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR
-
Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera
-
Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum
-
Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex
-
Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah