Suara.com - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 masih merancang sejumlah pelaksanaan teknis terkait rencana kerja dari Bali atau Work From Bali bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Kemenko Kemaritiman dan Investasi.
Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut hingga saat ini pihaknya masih berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk merealisasikan ide Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini.
"Terkait agenda pemerintah masih terus melakukan pembahasan lebih lanjut, baik terkait kuota dan kementerian lembaga ASN yang ditempatkan," kata Wiku dalam jumpa pers virtual, Jumat (28/5/2021).
Wiku menyebut Work From Bali bagi PNS Kemenko Marves bisa menjadi pemantik pemulihan ekonomi di Pulau Dewata yang terpukul akibat pandemi Covid-19.
"Prinsipnya agenda ini muncul dengan tujuan demi pemulihan ekonomi nasional, informasi terupdate akan disampaikan kepada masyarakat jika ada keputusan final," ucapnya.
Sebelumnya, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memperkirakan program Work From Bali hanya akan mencakup 25 persen PNS di bawah koordinasi Kemenko Marves.
Program tersebut diharapkan dapat membantu pemulihan industri pariwisata di Bali karena okupansi kamar hotel di wilayah tersebut hanya berkisar di angka 10 persen.
Berita Terkait
-
RS di Jawa Diserbu Pasien Covid usai Lebaran, Jubir Satgas: Saya Berat Ungkap Perkembangan
-
Kasus Covid-19 Merangkak Naik usai Lebaran, Satgas Minta Pemda Siap Siaga
-
Kota Bogor Butuh Ribuan PNS Baru, Tahun Ini Jumlah PNS Pensiun 360 Orang
-
Update Kamis 27 Mei: 6.278 Warga Indonesia Terpapar Covid-19, 136 Jiwa Meninggal
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Polisi Ungkap Jaringan TPPO Jual Beli Bayi Lintas Daerah, Beroperasi dari Jakarta hingga Papua
-
KPK Perluas Pemeriksaan Kasus Pemerasan di Pati, Mantan Pejabat hingga Kades Dipanggil
-
Pelajar 16 Tahun Pukul Kakak Kandung hingga Tewas di Kelapa Gading, Polisi Dalami Motif Pelaku
-
Selain Kades, KPK Seret Eks Wabup dan Eks Ketua DPRD Pati Jadi Saksi Kasus Pemerasan Sudewo
-
Usulan KSPI THR H-21 Ditolak! Ini Kata Menaker Soal Batas Waktu Pembayaran THR Idulfitri 2026
-
DPR Desak Pemerintah Sanksi Perusahaan Pelanggar THR: Jangan Jadi Pola Menahun
-
BEM SI Kritik Keras Polri, Soroti Dugaan Pembunuhan Arianto Tawwakal di Tual
-
Wajib Tutup Selama Ramadan? Ini Daftar Tempat Hiburan Malam di Jaksel yang Disegel Pemprov DKI
-
Said Didu Bongkar Sisi Lain Hambalang: Beda Kelas Pengusaha Industri vs Pengeruk Kekayaan Alam