Suara.com - Harta kekayaan Firli Bahuri belakangan ini menarik perhatian, di tengah ramainya pemberitaan soal nasib pegawai KPK yang tidak lolos tes TWK dalam rangka peralihan menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN). Sebagai pejabat penyelenggara negara, Firli Bahuri telah menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN).
Tercatat, LKHPN Firli Bahuri terakhir kali disampaikan pada tanggal 18 Februari 2021 untuk jenis laporan periodik tahun 2020. Dari LKHPN tersebut, terungkap bahwa Firli Bahuri memiliki kekayaan hingga Rp 19,5 milyar, tepatnya Rp 19.581.595.227. Berikut ini rincian harta kekayaan Firli Bahuri selaku Ketua KPK.
1. Aset rumah dan tanah
Firli Bahuri tercatat memiliki sejumlah aset berupa tanah dan rumah atau bangunan dengan total Rp 10.443.500.000. Dengan rincian sebagai berikut:
- Tanah dan Bangunan Seluas 317 m2/184 m2 di Bekasi, Hasil Sendiri Rp 1.436.500.000
- Tanah Seluas 300 m2 di Kota Bandar Lampung, Hasil Sendiri Rp 412.500.000
- Tanah Seluas 300 m2 di Kota Bandar Lampung, Hasil Sendiri Rp 412.500.000
- Tanah Seluas 300 m2 di Kota Bandar Lampung, Hasil Sendiri Rp 412.500.000
- Tanah Seluas 300 m2 di Kota Bandar Lampung, Hasil Sendiri Rp 412.500.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 250 m2/87 m2 di Bekasi, Warisan Rp 2.400.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 612 m2/342 m2 di Bekasi, Hasil Sendiri Rp 2.727.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 120 m2/360 m2 di Bekasi, Hasil Sendiri Rp 2.230.000.000
2. Motor dan Mobil Pribadi Firli Bahuri
Mobil dan motor pribadi juga tercatat sebagai bagian dari harta kekayaan Firli Bahuri. Total harta kekayaan Firli Bahuri yang tergolong kategori alat transportasi dan mesin, yaitu mobil dan motor, adalah senilai Rp 1.149.500.000.
Nilai tersebut merupakan harga dari 2 unit motor dan 3 unit mobil milik Firli Bahuri yang terdiri dari beragam merek motor dan mobil.
- Motor, Honda Vario Tahun 2007, Hasil Sendiri Rp 2.500.000
- Mobil, Toyota Corolla Altis Tahun 2008, Hasil Sendiri Rp 70.000.000
- Motor, Yamaha N-Max Tahun 2016, Hasil Sendiri Rp 15.000.000
- Mobil, Toyota Innova Venturrer 2.0 AT Tahun 2019, Hasil Sendiri Rp 292.000.000
- Mobil, Toyota LC 200 AT Tahun 2008, Hasil Sendiri Rp 770.000.000
3. Harta Kekayaan Firli Bahuri Lainnya
Dalam rincian LKHPN tersebut, Firli Bahuri tercatat tidak memiliki surat berharga, dan harta bergerak lainnya. Namun, Firli memiliki kas dan setara kas senilai Rp 7.988.595.227.
Baca Juga: Firli Bahuri Ogah Hadir, KPK Mempermasalahkan Lokasi Debat Terbuka di Ruang Wartawan
Adapun terkait utang, Firli Bahuri diketahui tidak memiliki data utang sepeser pun. Dengan begitu, total keseluruhan harta kekayaan Firli Bahuri adalah senilai Rp 19.581.595.227.
Kontributor : Rishna Maulina Pratama
Berita Terkait
-
Firli Bahuri Ogah Hadir, KPK Mempermasalahkan Lokasi Debat Terbuka di Ruang Wartawan
-
Ingin Akhiri Polemik 75 KPK Tak Lolos TWK Jadi Alasan Firli Bahuri Ogah Debat Terbuka
-
Giri Sebut Debat Terbuka dengan Firli untuk Cerdaskan Publik soal Polemik 75 Pegawai KPK
-
Giri Supradiono Yakin Firli Bahuri juga Tak Lulus Bila Ikut TWK KPK
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- 5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 HP Samsung Kamera Bagus dan RAM Besar, Pas buat Multitasking
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Rentetan OTT Kepala Daerah, Tito Sebut Ada Masalah Mendasar dalam Rekrutmen Pilkada
-
Mendagri Sentil Daerah yang Ragu Soal WFH ASN: Ini Bukan Opsional!
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Bus AKAP di Depan Terminal Kampung Rambutan
-
Jubir Buka Peluang JK Dialog soal Laporan Dugaan Penistaan Agama
-
Tak Semua Penghijauan Berdampak Positif, Studi Ungkap Ancaman di Balik Penanaman Pohon Massal
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Esra Erkomay: Deteksi Dini Harus Jadi Budaya Agar Kanker di Indonesia Bukan Lagi Vonis Mati
-
Pramono Sebut Parpol Bisa Beli Nama Halte, NasDem Langsung Incar Naming Rights Gondangdia
-
Nekat Foto di Jalur Maut Sitinjau Lauik, Rombongan Arteria Dahlan Bikin Polisi Kena Getahnya!
-
Operasi Imigrasi Sapu Bersih, 346 WNA Diciduk dalam 5 Hari