Suara.com - Curahan hati seorang wanita yang terpaksa harus lepas jilbab karena tuntutan pekerjaan sehari-hari tengah viral di media sosial.
Wanita bernama Fani Sulistiyani tersebut bercerita, dirinya selalu mengenakan jilbab selama perjalanan pulang dan pergi bekerja.
Hanya saja, saat memulai pekerjaan, wanita berhijab tersebut terpaksa melepas jilbab karena sudah menjadi syarat perusahaan.
Curhatan tersebut dituangkan Fani dalam video yang diunggah melalui akun TikTok @dagukebelah miliknya, Sabtu (5/6/2021).
"Ada yang sama gak sih kayak aku?" ungkapnya seperti dikutip Suara.com.
Dalam video, wanita tersebut menampilkan momen saat dirinya berangkat dan pulang kerja mengenakan jilbab.
"Berangkat kerja pakai hijab. Pulang kerjapun pakai hijab juga," ujarnya.
Wanita tersebut kemudian memperlihatkan momen ketika dirinya mulai bekerja membersihkan sebuah ruangan gedung.
Lewat keterangannya, dia mengaku harus melepas jilbab karena perusahaan sudah menerapkan standar pekerjaan.
Baca Juga: Kronologi Kuliah Umum USU Tentang Status Pegawai KPK Disusupi Video Porno
"Cuma dikerjakan doang dilepas hijabnya karena emang di sini gak boleh pakai hijab dari pihak gedungnya," tukasnya.
Meski sedih, tetapi wanita tersebut mengaku tak masalah dan tetap bekerja maksimal karena yakin setiap perusahaan punya peraturan sendiri.
"Setiap perusahan punya peraturan yang berbeda," tukasnya.
Wanita tersebut menuai pro dan kontra dari warganet. Beberapa diantara mereka mempertanyakan konsistensi memakai jilbab.
Namun, dia mengatakan hal itu dijalankan karena dia lulusan SD dan susah mencari pekerjaan dengan gaji yang diinginkan.
Oleh sebab itu, dia kini tetap melanjutkan bekerja dengan tujuan menghasilkan uang demi menyambung kehidupan keluarga.
"Bukannya aku gak percaya sama Allah. Aku mikir gini loh, cuma lulusan SD bisa kerja apa," pungkasnya.
Curhat wanita tersebut kontan saja langsung dibanjiri dengan dukungan dan doa dari para warganet.
"Aku juga kak. Pengen cari lagi yang bisa terima walau pakai hijab. Tapi belum nemu jadi aku pertahanin dulu karena itu satu-satunya jalan rezekiku saat ini," ujar Apriliya Dyah.
"Aku malah diginiin sama orang tua. Kerja boleh, tapi gak boleh buka hijab. Kalau buka hijab mending di rumah aja. Semangat kakak," timpal Nana.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
TNI Dikirim ke Gaza, Misi Damai atau Jebakan Perang Maut Lawan Hamas?
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI
-
Amnesty International Anggap Tuntutan Jaksa Terhadap Delpedro Cs Sebagai Operasi Pembungkaman Kritik
-
Anies Baswedan Soroti Keberhasilan Gerakan Rakyat di Ultah Pertama: Bukan Sekadar Papan Nama!
-
Heboh Keluhan Warga Diwajibkan Bayar Infaq Lewat BAZNAS DKI, Pramono: Tak Boleh Ada Pemaksaan!
-
Angka Perkawinan Anak Turun ke 5,9 Persen, Pemerintah Soroti 380 Ribu Nikah Tak Tercatat
-
Dituntut 2 Tahun Penjara Terkait Demo Agustus, Syahdan Husein Soroti Kasus Aparat Bunuh Anak di Tual
-
Gus Ipul Bocorkan Rencana Kemensos untuk Jangkau Ratusan Ribu Lansia dapat MBG Tahun Ini
-
KPK Ungkap Modus Budiman Bayu Sembunyikan Uang Gratifikasi Rp5,19 Miliar