Suara.com - Seorang wanita di Oregon meninggal dunia sebagai gelandangan, padahal tanpa ia sadari, ia memiliki harta dengan jumlah fantastis yang tak pernah diklaim.
Menyadur New York Post Minggu (06/06), Cathy Boone meninggal bulan Januari 2020 di sebuah tempat penampungan. Sebelumnya, ia menggelandang di jalanan kota Astoria dan memiliki masalah narkoba juga kesehatan mental.
Ayah Cathy, Jack Spithall kaget mendengar berita ini dan menyayangkan, uang warisan senilai USD 884 ribu yang setara Rp 12 miliar tak pernah disadari oleh putrinya yang malang.
"Ini tidak masuk akal bagi saya. Uang itu hanya berada di sana dan dia membutuhkan bantuan dengan cara yang terburuk."
Cathy Boone dibesarkan di daerah Portland dan pindah ke Astoria, tempat ibunya tinggal setelah orang tuanya berpisah. Ibunya meninggal tahun 2016 dan perwakilan dari perkebunan mencoba mencarinya tapi tak berhasil.
Iklan surat kabar tidak dijawab dan penyelidik swasta tidak dapat menemukannya, jadi uangnya yang tidak diklaim ditransfer ke Departemen Pertanahan Negara, kata KGW.
Secara total, dia memiliki USD 884 ribu, menurut laporan itu.
“Mengingat upaya selama satu setengah tahun yang dilakukan oleh perwakilan pribadi dan pengacara untuk warisan khusus ini, sebenarnya tidak banyak yang bisa dilakukan negara bagian,” kata Claudia Ciobanu, juru bicara departemen tersebut.
"Ini adalah kasus yang unik dan kami bersimpati dengan keluarga."
Baca Juga: Ironis! Tugu Pahlawan di Bekasi Malah Jadi Arena Skateboard, Videonya VIral
Apa yang terjadi pada uang Cathy Boone sekarang tidak diketahui, dean dua anak kandungnya dan yang lainnya berpotensi memiliki klaim atas uangnya, kata stasiun itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya
-
Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan