Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan percepatan vaksinasi bagi warga. Kali ini warga usia 18 tahun ke atas jadi sasaran penyuntikan.
Hal ini dikatakan oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria. Ia menyebut nantinya Dinas Kesehatan DKI akan menyusun pelaksanaannya melalui sejumlah fasilitas kesehatan.
"Insya Allah kami akan mengatur, Dinas Kesehatan akan mengatur vaksinasi umur di atas 18 tahun," ujar Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (9/6/2021).
Program vaksinasi bagi warga usia 18 tahun ke atas ini sudah mendapatkan izin dari Kementerian Kesehatan. Izin itu tercantum dalam surat bernomor SR.02.04/II/1496/2021 yang diterbitkan Kementerian Kesehatan pada 7 Juni 2021 lalu.
Kemenkes menyebut ada tiga alasan pihaknya mengizinkan Pemprov DKI melakukan vaksinasi bagi warga berusia 18 tahun ke atas. Alasan pertama adalah karena kasus Covid-19 di DKI yang mulai mengalami tren peningkatan. Bahkan dalam sepekan terakhir kasusnya meningkat sebanyak 7,62 persen.
Lalu pertimbangan kedua adalah karena saat ini program vaksinasi Covid-19 yang sudah memasuki tahap ketiga dengan sasaran masyarakat rentan. Terakhir karena Jakarta merupakan ibu kota negara sebagai pusat pemerintahan dan perekonomian nasional.
Riza pun mengapresiasi kebijakan Pemerintah Pusat yang telah menerbitkan izin ini.
"Seperti kebijakan pemerintah pusat, Kemenkes selama ini ada pengaturannya, bagi merekabyang bertugas di area-area publik," kata Riza.
Apalagi masih banyak kelompok masyarakat rentan serta memiliki interaksi tinggi yang perlu segera menerima vaksinasi.
Baca Juga: Guru Besar FKUI Ungkap Informasi Tak Benar Bikin Orang Takut Vaksinasi
"Kemudian juga yang lansia, atlet, hampir seluruh kompanen masyarakat, termasuk wartawan mendapat kesempatan. Termasuk juga sekarang akan menerapkan juga bagi yang berumur di 18 tahun," ucapnya.
Walau demikian, politisi Gerindra ini belum mau membeberkan waktu pelaksanaan program vaksinasi bagi warga berusia di atas 18 tahun ini.
Kendati demikian, Riza belum memberitahukan kapan program vaksinasi ini akan dijalankan dan seperti apa teknisnya.
"Ya nanti dalam waktu dekat akan kami umumkan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Vaksinasi Massal di Sport Center Tangerang Picu Kerumunan, Zaki Berdalih: Ini Antusias
-
Peserta Vaksin Tak Tertib, Kapolres Metro Tangerang Kota Kesal: Semua Akan Dapat
-
Guru Besar FKUI Ungkap Informasi Tak Benar Bikin Orang Takut Vaksinasi
-
Presiden Jokowi : Target Vaksinasi Bulan Juli 1 Juta Per Hari
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026