Suara.com - Wakil Presiden Ma'ruf Amin menerima laporan dari Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terkait Papua di kediaman dinasnya, Jakarta Pusat, Rabu (9/6/2021).
Pada kesempatan itu, Mahfud melaporkan perihal persiapan percepatan pembangunan kesejahteraan masyarakat Papua dan Papua Barat.
Sebagaimana diketahui, Ma'ruf ditunjuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi menjadi Ketua Dewan Pengarah Tim Koordinasi Terpadu Percepatan Pembangunan Kesejahteraan di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat. Sementara Mahfud menjabat sebagai anggota.
Menurut keterangan yang disampaikan juru bicara Ma'ruf, Masduki Baidlowi, Mahfud melaporkan keamanan di kedua provinsi tersebut dan rencana supaya percepatan pembangunan kesejahteraan dapat segera terlaksana.
"Agar program-program yang sifatnya quick win dapat segera berjalan dan bisa segera menguntungkan untuk kesejahteraan di Papua dan Papua Barat," kata Masduki.
Setelah pertemuan itu, nantinya bakal ada rapat lanjutan guna membahas rencana percepatan tersebut, khususnya terkait Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Jadi, Bappenas dan Kementerian Keuangan akan segera dipanggil oleh Wakil Presiden untuk kepentingan itu," ujarnya.
"Apabila itu sudah terlaksana, maka tahap berikutnya Insya Allah akan ada rapat terbatas yang akan dilaporkan ke Bapak Presiden," sambung Masduki.
Masduki menyebut kalau Ma'ruf sangat memberikan perhatian penuh kepada kesejahteraan kedua provinsi tersebut. Sehingga Ma'ruf berharap agar semua rencana dapat segera direalisasikan.
Baca Juga: Dibawa ke Sumbar, Anggota Brimob yang Kabur Saat Tugas di Papua Bakal Disidang
Terkait dengan rencana kunjungan kerja Ma'ruf ke Papua dan Papua Barat, Masduki menyebut segala persiapan sudah cukup matang, sehingga Ma'ruf dapat turun langsung meninjau Bumi Cenderawasih.
"Setelah semuanya selesai, maka kemudian Wapres insyaAllah akan melakukan kunjungan ke Papua dan Papua Barat," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
Terkini
-
Ironi Listrik Indonesia: Energi Dikeruk dari Daerah, Tapi Cuma Jawa yang Terang Benderang
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah
-
Prabowo Diminta Jangan Boros dan Contoh Presiden Meksiko: 17 Kali Telpon Trump, Tak Pakai Ketemuan
-
Predator di Balik Tembok Pesantren: Mengapa Kasus Kekerasan Seksual Sulit Diungkap?
-
Bakal Bertemu Prabowo-Gibran? Djarot Beri Sinyal Megawati Hadiri Peringatan Hari Lahir Pancasila
-
3 Kali ke Prancis dalam 5 Bulan, Elite PDIP Pertanyakan Urgensi Kunjungan Presiden Prabowo
-
Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa
-
Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya
-
Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
-
Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif