Suara.com - Presiden Argentina Alberto Fernandez memicu badai amarah di Twitter dan debat ras regional pada Rabu (9/6/2021) dengan komentar salah yang menyebutkan bahwa orang Brasil "berasal dari hutan".
Komentar Presiden Fernandez, yang disampaikan kepada Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez yang sedang berkunjung ke Argentina, disampaikan saat ia berusaha untuk meningkatkan hubungan negara Amerika Selatan itu dengan Eropa.
"Warga Meksiko berasal dari suku India (penduduk asli Amerika), orang-orang Brasil berasal dari hutan, tetapi kami orang-orang Argentina datang dari kapal-kapal. Dan mereka adalah kapal-kapal yang datang dari Eropa," kata Fernandez.
Perkataan Fernandez itu merujuk pada banyak warga migran Eropa di negara itu.
Namun, dia kemudian meminta maaf atas komentar tersebut dan mengatakan keragaman negaranya adalah sesuatu yang bisa dibanggakan.
Saat membuat komentar itu, Fernandez tampaknya telah mengambil frase dari sebuah lagu yang dinyanyikan oleh musisi lokal, Lito Nebbia, dan Presiden Argentina itu telah menyatakan dirinya sebagai pengagum Nebbia pada beberapa kesempatan.
Komentar tersebut memicu tanggapan viral di media sosial, dengan banyak yang mengkritik Fernandez karena ketidakpekaannya terhadap isu rasial.
"Saya tidak bermaksud menyinggung siapa pun, dalam hal apa pun, siapa pun yang merasa tersinggung atau terabaikan, saya meminta maaf," kata Fernandez di Twitter.
Media Brasil pada Rabu (9/6) memuat pernyataan Fernandez dan banyak orang di media sosial menyampaikan candaan bahwa Presiden Brasil Jair Bolsonaro yang merupakan politisi sayap kanan akan senang membalas komentar pemimpin sayap kiri Argentina itu.
Baca Juga: Tekan Penularan Covid-19, Brasil Akan Gunakan Vaksin Buatan Rusia
Bolsonaro pun menanggapi dengan mengunggah foto dirinya di Twitter mengenakan penutup kepala khas penduduk asli, tersenyum di antara sekelompok penduduk asli. Satu-satunya teks dalam cuitannya adalah kata "HUTAN" dalam huruf besar, yang diapit oleh emoji bendera Brasil.
Eduardo Bolsonaro, seorang anggota kongres dan putra presiden Brasil, mengecam komentar Fernandez itu sebagai ucapan "rasis" dan membalas dengan menyoroti ekonomi Argentina yang bermasalah karena negara itu berada dalam resesi sejak 2018.
"Saya katakan kapal yang tenggelam itu milik Argentina," tulis Eduardo di Twitter.
Para netizen Argentina di YouTube menyampaikan balasan di bawah video pidato Fernandez dengan mengekspresikan kemarahan atau kegelisahan.
"Permisi, teman-teman Meksiko dan Brasil, atas nama semua orang Argentina, kami merasa sangat malu. Anda tahu betapa kami mencintai Anda, dan negara serta adat-istiadat Anda," kata salah satu pengguna YouTube asal Argentina bernama Barbara Bongiovanni. (Sumber: Antara)
Berita Terkait
-
Di Tengah Seruan Boikot, Timnas Brasil Pastikan Ikut Copa America
-
Imbang Lawan Kolombia, Scaloni: Argentina Pantas Menang
-
Paraguay vs Brasil: Gol Cepat Neymar Kunci Selecao Akhiri Kutukan 36 Tahun
-
Brasil Jadi Tuan Rumah Copa America, Penggawa Tim Samba Kritik CONMEBOL
-
Kualifikasi Piala Dunia: Brasil Gasak Paraguay, Chile Gagal Menang
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
PSI Incar Jawa Tengah Jadi Kandang Gajah, Hasto PDIP Kasih Respons Santai, Begini Katanya
-
Rakernas I 2026: PDIP Bakal Umumkan Sikap Resmi Terkait Wacana Pilkada di Akhir Acara
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Politik Adalah Alat Pengabdian, Bukan Sekadar Kejar Jabatan
-
Megawati Dorong Politik Berbasis Kearifan Lokal: Peradaban Diukur dari Cara Menghormati Bumi
-
Instruksi Tegas Megawati di HUT ke-53 PDIP: Kader Wajib Jaga Alam, Hingga Lawan Keserakahan
-
Kritik Keras Regulasi Karpet Merah Konsesi, Megawati: Itu Pemicu Bencana Ekologis di Sumatra
-
Megawati di HUT ke-53 PDIP: Krisis Iklim Adalah Ancaman Nyata, Generasi Muda Paling Dirugikan
-
Megawati Kecam Intervensi AS di Venezuela: Ini Imperialisme Modern!
-
Rocky Gerung Ngaku Girang Hadir di HUT ke-53 PDIP, Puji Pidato Megawati: Jernih, Tulus, dan Berani
-
BGN Ancam Suspend Dapur MBG Tanpa Sertifikat Higiene, Target Nol Keracunan 2026