Suara.com - Argentina ditahan imbang oleh Kolombia 2-2 setelah kebobolan di menit akhir pertandingan dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CONMEBOL. Pelatih Argentina Lionel Scaloni tidak puas dengan hasil tersebut.
Pada pertandingan di di Estadio Metropolitano Roberto Meledez, Kolombia, Rabu (9/6/2021), Argentina sempat memimpin 2-0 lewat gol Cristian Romero dan Leandro Daniel Paredes di babak pertama.
Kolombia mencoba memperkecil kedudukan lewat Luis Muriel di menit ke-51. Menjelang akhir laga, sundulan Miguel Borja gagal ditepis dengan baik oleh Marchesin sehingga memaksa laga berakhir 2-2.
Hasil itu membuat Argentina berada di urutan kedua dengan 12 poin dari enam pertandingan kualifikasi pembukaan mereka di jalan menuju Qatar 2022, tetapi terpaut enam poin dari pemimpin CONMEBOL Brasil.
"Ketika Anda berpikir semuanya sudah selesai, tidak, tidak. Kami pergi dengan satu poin ketika kami pantas mendapatkan tiga poin. Argentina pantas menang,” kata Scaloni kepada wartawan pasca pertandingan.
“Hingga masuk menit ke-94, apa yang kami lakukan benar-benar bagus dan permainan terakhir memberikan mereka satu poin, itu tidak pantas," anjutnya seperti dimuat livescore.
"Kami pantas mendapatkan tiga poin. Saya harus memberi selamat kepada para pemain karena mereka memainkan pertandingan yang bagus dalam cuaca panas di lapangan yang sulit melawan lawan yang bagus."
Argentina memang memiliki banyak peluang untuk mengunci kemenangan, termasuk dua tembakan dari Lionel Messi yang digagalkan oleh kiper Kolombia David Ospina, sementara tendangan Nicolas Gonzalez membentur tiang di babak pertama.
Pemain Argentina Juan Foyth membuat kesalahan menjelang lawan menyamakan kedudukan setelah Borja menyelesaikan umpan silang Juan Cuadrado, namun Scaloni menolak untuk mengkritiknya secara khusus.
Ini kesalahan individu bukan defensif. Permainan defensif tim sempurna sampai pada akhir pertandingan itu. Itu adalah kesalahan spesifik dan tidak lebih."
Baca Juga: Paraguay vs Brasil: Gol Cepat Neymar Kunci Selecao Akhiri Kutukan 36 Tahun
"Ini adalah permainan terakhir dan itu mengubah seluruh pertandingan. Sisa dari 94 menit setengah itu sempurna," pungkasnya.
Kini Argentina mengalihkan perhatian mereka ke Copa America yang dijadwalkan akan dimulai pada hari Minggu, dimana Lionel Messi dkk akan memulai kampanye mereka pada hari Senin melawan Chile di Rio de Janeiro.
Berita Terkait
-
Finalissima 2026 di Doha Batal, Argentina Alihkan Uji Coba Lawan Guatemala
-
Siapa Amaranta Hank? Eks Artis 'Adult Film' Internasional yang Guncang Pemilu
-
Finalissima 2026 Batal karena Perang AS - Israel dan Iran, Begini Respons Lionel Messi
-
Brutal! Cara Kejam Bek Argentina Matikan Karier Pemain Muda di Liga Ekuador
-
2016 Ngaku Anak Diego Maradona, Pria Ini Ditangkap Kasus Narkoba, Ayahnya Ternyata Pemimpin Kartel
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
-
Resmi! Hasil Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 H Jatuh pada Sabtu 21 Maret 2026
Terkini
-
Skandal! Dean James Punya 2 Paspor? NAC Breda Desak KNVB Selidiki
-
Serius Go Global, Futsal Indonesia Bangun Koneksi di Spanyol
-
Arahan FIFA, AFC Resmi Hentikan Bidding Tuan Rumah Piala Asia yang Diikuti Indonesia
-
FIFA Pastikan ASEAN Cup akan Digelar pada September-Oktober 2026
-
Siapa Marco Giampaolo? Eks AC Milan yang Resmi Jadi Pelatih Emil Audero
-
FIFA Tegaskan Sepak Bola sebagai Alat Perdamaian di Tengah Konflik Global
-
Profesionalisme Tingkat Tinggi: Kisah Hugo Ekitike Rela Lebaran di Pesawat Demi Liverpool
-
Pascal Struijk Pamer Tato Garuda Usai Asisten Timnas Indonesia Berkunjung ke Leeds, Kode Gabung?
-
Satu Posisi Penting di Timnas Indonesia Era John Herdman Justru Masih Kosong
-
Rival Timnas Indonesia Pusing, Pelatih Bulgaria Kekurangan Pemain Jelang FIFA Series 2026