"Ikut nyesek," komentar warganet.
Cara Ampuh Move On dari Putus Cinta Agar Tidak Galau Berkepanjangan
Putus cinta memang membuat sedih, membuat mood menjadi berantakan dan bahkan beberapa akan mengalami kegaulauan yang berkepanjangan. Sehingga, dalam menjalani hari-hari pun makin tidak bersemangat. Tentu ini sangat merugikan diri sendiri, karena akan menganggu kesehatan fisik dan mental. Membuat seseorang menjadi malas-malasan, tidak nafsu makan, berikir negatif dan hal buruk lainnya.
Putus cinta memang sangat tidak menyenangkan, ya? Jangan khawatir begini cara ampuh agar kamu tidak galau karena putus cinta seperti dilansir dari Yoursay.id!
- Mencari kesibukan
Dengan melakukan kesibukan, kamu akan tidak punya waktu memikirkan mantan. Sehingga, kamu tidak akan ada waktu pula untuk bersedih berkepanjangan. - Melakukan hobi yang disukai
Ketika kamu sudah melakukan hobi yang kamu sukai, tentu kamu akan menikmati setiap detik demi detik yang kamu lakukan, sehingga kamu merasa waktu berjalan dengan cepat. Tentu saja ini bagus buat kamu, karena kamu tidak sempat meratapi putus cintamu. - Mencoba hal baru yang positif
Tidak ada salahnya, jika kamu melakukan hal-hal yang sebelumnya belum pernah kamu coba, sebab akan menambah pengalaman dan ilmu baru buatmu. Tentu kamu bisa lebih produktif dibanding sebelum kamu putus cinta, bukan? Menaiki gunung, jika kamu belum pernah mendaki gunung. Membuat kue, jika sebelumnya kamu belum bisa membat kue, belajar melukis, merajut dan lain-lain. - Tidak menyalahkan diri sendiri
Kamu tidak perlu menyalahkan diri sendiri karena telah putus cinta. Jangan mencari-cari kesalahan pada dirimu, percayalah semua yang terjadi kepada kita atas kehendak Tuhan. Selalu ambil sikap positif dari segala kejadian yang kamu alami, mungkin saja kamu dihindarkan dari orang yang salah, mungkin saja Tuhan sedang menjauhkan kamu dari hal-hal buruk. - Berpikir positif
Dengan berpikir positif, seseorang akan memiliki kehidupan yang lebih bahagia dan kesehatan yang lebih baik.
Nah, itulah beberapa cara yang bisa kamu terapkan ketika kamu sedang mengalami kegalauan karena putus cinta. Semoga berhasll!
Berita Terkait
-
Video Pengantin Pria Diarak Pakai Traktor, Netizen Sebut Anak Petani Sultan
-
Polda Sulsel Selidiki Mayat Terbakar di Jalan Kabupaten Maros
-
Peletakan Batu Pertama Bukit Algoritma Disorot, Tulisan 'Silicon' Masih Typo
-
Order Burger, Nafsu Makan Warganet Mendadak Hilang Gegara Temukan Kejanggalan
-
Viral Aksi Pria Ambil Satu Box Telur di Mobil yang Melaju
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional