Suara.com - Sebuah video beredar di media sosial menampilkan aksi sepasang kekasih yang kepergok bermesraan di dalam tenda saat kemah.
Video itu viral dan mencuri perhatian warganet. Dalam video yang beredar, aksi tersebut direkam oleh pendaki lainnya yang lokasi tendanya tidak jauh dari pasangan itu.
Sepasang kekasih itu tampak asyik bermesraan di dalam sebuah tenda berwarna biru.
Mereka seperti tidak menyadari bahwa bayangan keduanya terlihat hingga menjadi tontonan pendaki lainnya.
Keduanya tampak bercumbu satu sama lain. Bayangan sepasang kekasih itu sangat terlihat jelas.
Momen tersebut justru menjadi tontonan pendaki lainnya dan menjadi bahan tertawaan orang-orang sekitar.
Aksi sepasang sejoli itu terlihat jelas lantaran cahaya yang tembus dari luar tenda tersebut.
Mereka tampak asyik berciuman beberapa kali. Warganet yang melihat video itu pun menyebutkan orang-orang sekitar yang menyaksikan seperti sedang menonton bioskop.
Namun, hingga berita ini ditulis belum diketahui lokasi tersebut.
Baca Juga: Viral Aksi Bajing Loncat di Jakarta Utara, Pelaku Diburu Polisi
Banyak warganet yang menuturkan bahwa perbuatan tersebut tidak baik dilakukan saat berada di atas gunung.
Perlu diketahui, terdapat etika ketika sedang naik gunung dan berkemah.
Berikut aturan dan etika yang harus dipatuhi saat berkemah di atas gunung.
Pilih tempat berkemah yang tepat
Cari lahan atau posisi yang baik untuk berkemah. Jangan berkemah di jalur pendakian lantaran akan mengganggu pendaki lain yang melintasi jalur tersebut.
Jarak tenda jangan terlalu dekat
Bangun tenda dengan memberikan jarak antara tenda yang satu dengan lainnya. Hal ini agar tercipta kenyamanan.
Jangan berada di bawah pohon besar
Dirikanlah tenda yang jauh dari pohon besar. Hal ini berbahaya apabila ada ranting kayu yang patah dan jatuh.
Dilarang berbicara keras dan berbuat mesum
Selama berada di atas gunung, jaga tutur kata, perilaku dan volume suara. Hal ini bisa menganggu kenyamanan dari pendaki lain yang berada di sekitar.
Jangan membuang sampah sembarangan
Biasakan untuk membawa kantung plastik untuk mengumpulkan semua sampah selama perjalanan pendakian.
Sampah tersebut kemudian bisa dibawa saat melakukan perjalanan pulang.
Berita Terkait
-
Viral Aksi Bajing Loncat di Jakarta Utara, Pelaku Diburu Polisi
-
Penjual Warteg Typo Tulis Merek Minuman Kelapa, Pas Dizoom Isi Notanya Bikin Bengek
-
Viral Buku Laporan PKL Mahasiswa Super Tebal, 'Skripsi Apa Dosa, Tebel Bener?'
-
Pria Nangis Tiap Malam, Ditinggal Nikah Sang Kekasih usai 7 Tahun Pacaran
-
Lelaki Kekar Baca Ayat Kursi karena Takut Disuntik, Warganet Geli Sampai Ngakak!
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak