Suara.com - Sedikitnya 11.000 siswa di Wuhan menghadiri wisuda akbar pertama setelah kota tersebut dihantam pandemi Covid-19, banyak dari mereka yang tak pakai masker.
Para siswa, menyadur Channel News Asia Selasa (15/6/2021), memakai toga biru tua dan duduk dalam barisan, tanpa jarak sosial atau masker wajah.
"Menyambut lulusan 2020 kembali ke rumah. Semoga masa depan Anda cerah." tulis spanduk besar di depan hadapan 11.000 siswa Wuhan.
Mengutip sebaris puisi Tiongkok kuno, spanduk itu juga menyampaikan nasihat kepada para siswa untuk masa depan: "Lautan tidak terbatas untuk ikan yang melompat."
Lebih dari 2.200 orang pada acara wisuda yang diadakan pada hari Minggu (13/6) adalah lulusan yang tidak dapat menghadiri wisuda tahun lalu karena pembatasan ketat.
Dari foto-foto yang diterbitkan oleh AFP, terlihat ribuan mahasiswa tersebut tampak duduk berbaris dengan jarak yang tidak terlalu jauh. Banyak diantara mahasiswa tersebut dilaporkan tidak mengenakan masker.
Sebelumnya Universitas Wuhan sempat menyelenggarakan wisuda yang sebagian besar dilakukan secara online pada Juni tahun lalu. Pada saat itu, para siswa dan guru yang hadir semuanya mengenakan masker.
Covid-19 pertama kali muncul pada akhir 2019 di Wuhan, ibu kota provinsi Hubei, yang membuat kota berpenduduk 11 juta jiwa itu menjadi salah satu daerah yang menerapkan lockdown paling ketat di dunia.
Lockdown ketat diterapkan setidaknya hingga April 2020 dan mulai dibuka kembali secara perlahan setelah 76 hari ditutup total.
Baca Juga: Sempat Tutup 4 Hari, Super Indo Seturan Kembali Layani Pelanggan Mulai Selasa Hari Ini
Hingga saat ini, China masih menerapkan tindakan pencegahan tinggi tinggi, termasuk kontrol perbatasan yang ketat, karantina, "kode kesehatan" online wajib dan berbagai pembatasan perjalanan domestik.
Ada 20 kasus baru pada hari Selasa, termasuk 18 diimpor dari luar negeri dan dua dalam wabah lokal di provinsi Guangdong selatan. Ada 4.636 kematian yang dilaporkan secara resmi, mayoritas di Wuhan.
Untuk melihat foto, silakan klik di sini.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara