Suara.com - Lantaran lonjakan kasus Covid-19, uji coba sekolah tatap muka di Jakarta akhirnya disetop sementara. Sebelumnya ada 143 sekolah di Jakarta yang sempat menjalani uji coba sekolah tatap muka.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) DKI Jakarta, Widyastuti. Menurutnya, keputusan untuk menghentikan uji coba sekolah tatap muka itu setelah Pemprov menggelar rapat dengan Satgas Covid-19, hari ini.
"Dengan kondisi saat ini dan hasil rapat bersama antara Satgas, kami putuskan saat ini sementara tidak dilanjutkan (sekolah) tatap muka tadi, sambil nanti menunggu bagaimana situasi di DKI Jakarta," kata Widyastuti dalam diskusi Satgas Covid-19, Kamis (27/6/2021).
Widyastuti mengatakan 143 sekolah yang melakukan uji coba pembelajaran tatap muka terbatas sudah melakukan prokotol kesehatan yang ketat. Bahkan, seluruh guru dan orang tua di ratusan sekolah itu sudah disuntik vaksin.
"143 sekolah waktu itu dengan prokes yang ketat, gurunya sudah divaksin, orang tua muridnya sudah divaksin, kemudian masuknya juga seminggu dua kali," ucapnya.
Namun demi melindungi siswa dari potensi tertular Covid-19 yang kini mulai melonjak lagi, pihaknya memutuskan untuk kembali belajar jarak jauh secara penuh.
Hal ini juga sesuai dengan arahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) yang mewajibkan pemda untuk bertanggung jawab pada penyelenggaran PTM terbatas.
Dalam Buku Panduan Surat Keputusan Bersama 4 Menteri tentang pembukaan sekolah di masa pandemi Covid-19 disebutkan bahwa pemda dapat sewaktu-waktu menghentikan PTM jika kasus Covid-19 melonjak.
"Jika terdapat kasus terkonfirmasi, pemerintah pusat dan pemda dapat memberhentikan sementara PTM Terbatas di satuan pendidikan," kata Direktur Sekolah Dasar (Kemendikbudristek), Sri Wahyuningsih dalam diskusi KPCPEN, Rabu (16/6/2021).
Baca Juga: Tidak Lockdown Meski Ada Kasus Covid-19, DPR Tetap Lanjutkan Kegiatan
Berita Terkait
-
Ungkap Situasi Jakarta Tak Sedang Baik, Kapolda Metro: Mari Jaga Diri, Jaga Keluarga
-
Tidak Lockdown Meski Ada Kasus Covid-19, DPR Tetap Lanjutkan Kegiatan
-
Duh! Bukannya Berkurang, Desa Berstatus Zona Merah di Kudus Malah Bertambah
-
Kasus Covid Meroket Akibat Mudik, Epidemiolog: Lonjakan Ini Harus Disebut Kebobolan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Usai Kena OTT KPK, Ketua dan Waka PN Depok Akan Diperiksa KY soal Dugaan Pelanggaran Kode Etik Hakim
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela