Suara.com - Peristiwa kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan mobil di Tol JORR Meruya arah Bandara Soekarno-Hatta berujung damai. Penyebab kecelakaan lalu lintas itu awalnya diduga karena salah satu pengemudi dalam kondisi mabuk.
Kanit Laka Lantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Agus Suparyanto mengatakan antara terduga pelaku dan korban telah bersepakat menyelesaikan kasus tersebut secara kekeluargaan.
"Permasalahan selesai secara kekeluargaan di PJR," kata Agus kepada wartawan, Kamis (17/6/2021).
Kecelakaan beruntun terjadi di Tol JORR Meruya arah Bandara Soekarno-Hatta pada pukul 05.40 WIB pagi tadi.
Empat kendaraan yang terlibat di antaranya; mobil BMW B 801 BC, Colt Diesel Light Truk D 8196 DA, Pick Up B 9092 WAB, dan Taksi Blue Bird B 1343 WUA.
"Penyebabnya diduga pengemudi mobil BMW mabuk," beber Agus.
Peristiwa ini bermula tatkala keempat kendaraan tersebut melaju dari arah Pondok Indah. Setibanya di lokasi pengemudi BMW berinisial MDD hilang kendali hingga menabrak kendaraan Pick Up.
"Menabrak mobil suzuki pick up selanjutnya menabrak kendaraan yang di depannya," bebernya.
Akibat peristiwa ini dua penumpang Pick Up mengalami luka ringan. Dia dilarikan ke RS Siloam Kembangan.
Baca Juga: Keluarga Karyawan RS, Korban Kecelakaan Maut di Bundaran Untan Dapat Santunan
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- 5 Rekomendasi HP Layar Besar untuk Orang Tua Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Lingkar Sumbing Wonosobo Resmi Beroperasi, Dongkrak Ekonomi Tani dan Wisata Pegunungan
- 5 Sepatu Tanpa Tali 'Kembaran' Skechers Versi Murah, Praktis dan Empuk
- 10 Rekomendasi Cream Memutihkan Wajah dalam 7 Hari BPOM
Pilihan
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
-
Impor Mobil India Rp 24 Triliun Berpotensi Lumpuhkan Manufaktur Nasional
-
Jadwal Imsak Jakarta Hari Ini 20 Februari 2026, Lengkap Waktu Subuh dan Magrib
-
Tok! Eks Kapolres Bima AKBP Didik Resmi Dipecat Buntut Kasus Narkoba
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
Terkini
-
Bareskrim Angkut Isi Toko Emas di Nganjuk, Telusuri TPPU Hasil Tambang Ilegal Kalbar
-
Skandal Parkir Liar Cempaka Putih: Oknum Dishub Diduga Pasok Atribut, Pramono Anung Ancam Pecat
-
Febri Diansyah Kritik Pasal 2 UU Tipikor: Jadi Pasal Karet yang Berisiko Kriminalisasi Pebisnis
-
Gebrakan Bank Jakarta: Boyong Pemain Persija dan Jakmania ke Kantor Cabang
-
Asal Mula Lahirnya 'Tembok Ratapan Solo' di Rumah Jokowi: Keisengan Digital atau Kritik Satir?
-
Terungkap! Alasan Kejagung Tuntut Mati 6 ABK Penyelundup Sabu Hampir 2 Ton di Kepri
-
TPA Terancam Penuh 2028, Apa yang Sebenarnya Terjadi dengan Sampah Indonesia?
-
Natalius Pigai: Pihak yang Ingin Tiadakan MBG Adalah Penentang HAM
-
Intip Kemeriahan Berbuka Puasa di Masjid Istiqlal, Ribuan Jemaah Padati Pelataran
-
Di Sidang Pledoi, Terdakwa Kasus Tata Kelola Minyak Mentah Minta Keadilan