Suara.com - Seorang nenek berusia 55 tahun menjadi korban pelecehan seksual saat sedang mandi di rumahnya di kawasan Manggarai Selatan, Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (17/6/2021) lalu. Pelaku pelecehan seksual bernama Sigit (38) yang berpura-pura menjadi sales yang menawarkan produk sabun cair.
Kejadian tersebut viral di media sosial dan diunggah akun Instagram @merekamjakarta. Dalam video berdurasi 58 detik itu, tampak pelaku sudah tertangkap dan diamankan masyarakat.
Dalam video itu terlihat pula Sigit digiring warga ke sebuah ruangan. Pelaku Sigit juga tampak terlihat berada di balik jeruji besi setelah berhasil diamankan warga.
Akun @merekamjakarta, dalam keterangannya menyebutkan, kejadian itu terjadi pada pukul 12.15 WIB. Semula Sigit produk sabun cair ke rumah korban.
Saat itu Sigit menawarkan sabun cair ke anak korban yang berinsial F (21). Hanya saja, penawaran tersebut ditolak mentah-mentah oleh F.
Tak disangka, Sigit memaksa masuk ke rumah korban dan F berupaya menutup pintu rumah rapat-rapat. Di sisi lain, korban yang merupakan ibu dari F sedang mandi di kamar mandi yang lokasinya 50 meter dari rumah dan tak berpintu.
Sigit kemudian melakukan pelecehan terhadap korban. Si sales gadungan itu meraba kemaluan korban sedang mandi. Disebutkan pula jika korban mengalami gangguan penglihatan dan pendengaran. Ibunya sempat mengira itu ulah anaknya yang iseng.
F kemudian berteriak dan mengejar Sigit. Warga yang mendengar kejadian itu langsung mengejar dan menangkap Sigit di sekitar lokasi kejadian.
Pelaku yang tertangkap seketika menjadi bulan-bulanan warga. Setelahnya pelaku di bawa ke pos RW dan Polsek Tebet untuk keperluan lebih lanjut.
Baca Juga: Komentar LKAAM Sumbar Soal Maraknya Kasus Pelecehan Seksual di Sekolah
Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tebet, Iptu Agus Herwahyu Adi membenarkan adanya peristiwa pelecehan seksual tersrbut. Disebutkan jika Sigit mengalami gangguan kejiwaan.
“Pelaku memang pura-pura menawarkan produk. Dia mengaku tak tahu kalau ada orang di kamar mandi,” ujar Agus kepada wartawan, Jumat (18/6/2021).
Fakta jika Sigit mengalami gangguan jiwa setelah keluarganya mendatangi Polsek Tebet. Disebutkan jika Sigit mengalami gangguan jiwa gara-gara ibunya sakit.
Pelakunya agak kelainan jiwa. Itu kakaknya "bilang agak sakit jiwa. Gara-gara ibunya sakit. Kaya orang tidak jelas," sambungnya.
Adapun korban tidak membuat laporan dan kepolisian hanya membuat surat pernyataan agar kasus tersebut tidak dilanjutkan.
"Dia (korban) tidak mau bikin LP. Kita bikin surat pernyataan utk kasusnya tidak dilanjut. Tadi malem dateng keluarganya," beber dia.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026
-
KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai
-
74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek