Suara.com - Rumah Sakit Darurat Covid-19 Wisma Atlet sudah sangat krodit, banyak pasien mengantre mendapatkan kamar isolasi hingga membuat tenaga kesehatan tumbang.
Salah satu nakes di Wisma Atlet Kemayoran Jakarta, Ayu menceritakan beberapa pekan ini banyak nakes yang masuk ke poli kesehatan khusus nakes karena sakit hingga terpapar Covid-19.
"Di situ pasti penuh setiap hari, karena pada tumbang drop, ada yang kena DBD, banyak juga yang diisolasi karena positif Covid-19 terpapar juga, terus ada yang pingsan juga," kata Ayu kepada Suara.com, Jumat (18/6/2021).
Dia menyebut meski lonjakan ini sudah diprediksi sebelum lebaran, tetap saja nakes kewalahan menghadapi banyak pasien yang kini bertambah 200-500 per harinya.
"Karena saking ramainya, ngurusin pasien yang numpuk di bawah, ada banyak pasien yang komplain lama banget, kadang dia dateng jam 12 siang baru dapet kamar jam 6 sore, karena kan capek juga ngurusin kamarnya, ngecekin satu-satu kamar, capeknya disitu sih, mengontrol biar tidak terlalu padat, tapi ya tetap padat terus," ucapnya.
Ayu meminta seluruh masyarakat untuk tetap menjaga diri dengan menjalankan protokol kesehatan 5M; memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.
"Banyak di medsos masih banyak komentar negatif, yang bilang gak percayalah, video lama lah, sampai dituduh dipositifkan, ya buat apa kami memalsukan kalau kami saja kecapekan dan kewalahan, kalau kalian gak percaya atau masih mau main-main ya silahkan main di wisma atlet aja sini," ungkap Ayu.
Sementara, Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan I), Kolonel Marinir Aris Mudian melaporkan pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSD Wisma Atlet Kemayoran kini 5.812 orang atau 78 persen dari total 7.394 tempat tidur.
Ribuan pasien bergejala ringan hingga sedang itu tengah dirawat di tower 4, 5, 6, dan 7.
Baca Juga: Intensif Nakes RSUD Kepri Belum Dibayar, Begini Kata Manajemen
Sementara di tower 8 Wisma Atlet Pademangan terdapat 654 pasien positif Covid-19 tanpa gejala yang dirawat, mereka terdiri dari 320 pria dan 334 wanita.
Sehingga, total pasien yang dirawat di tower 4,5,6,7 dan 8 bertambah 736 orang dalam sehari menjadi 6.466 orang (3.217 pria, 3.249 wanita).
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
- Link Gratis Baca Buku Broken Strings, Memoar Pilu Aurelie Moeremans yang Viral
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
Pilihan
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
-
Klaim "Anti Banjir" PIK2 Jebol, Saham PANI Milik Aguan Langsung Anjlok Hampir 6 Persen
-
Profil Beckham Putra, King Etam Perobek Gawang Persija di Stadion GBLA
-
4 HP Snapdragon RAM 8 GB Paling Murah untuk Gaming, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terancam Tembus Rp17.000
Terkini
-
Gegara Bobby Nasution Tak Dipanggil, Boyamin MAKI Temui Dewas KPK Bawa Bukti Rekaman Sidang
-
PDIP Desak Reformasi Total Polri: Hapus Dwifungsi dan Perkuat Pengawasan Eksternal
-
Tutup Rakernas I, PDIP Resmi Tegaskan Posisinya Sebagai Partai Penyeimbang: Kawal Pemerintahan
-
Permohonan RJ Eggi Sudjana Masuk, Polda Metro Tunggu Kesepakatan Pelapor di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Tegaskan Kedaulatan NKRI dan Tolak Intervensi Asing atas Venezuela
-
Rekomendasi Rakernas PDIP: Desak Pilkada Tetap Langsung Dipilih Rakyat, Usul Ada E-voting
-
Polisi Periksa 12 Saksi Kasus Teror DJ Donny dan Influencer, Kapan Pelaku Ditangkap?
-
Ketua KONI Ponorogo Diperiksa KPK Terkait Dugaan Korupsi Bupati Nonaktif Sugiri Sancoko
-
Libatkan Ahli, Polisi Bedah Batas Kebebasan Berekspresi dalam Kasus Mens Rea Pandji Pragiwaksono
-
Prabowo Duga Ada Kekuatan Asing Bayar Segelintir Orang untuk Mengejek