Suara.com - Lowongan kerja PT Pertamina resmi dibuka pada Jumat (18/6/2021). Perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tersebut membuka lowongan kerja lulusan S1/D4 di berbagai jurusan.
Lowongan kerja PT Pertamina 2021 ini membuka kesempatan para pelamar untuk mengikuti program Bimbingan Profesi Sarjana (BPS). Terdapat beberapa syarat dalam lowongan kerja PT Pertamina sesuai dengan kebutuhan struktur organisasi baru terkait Holding & Subholding.
Melansir dari laman resminya, lowongan kerja PT Pertamina telah dibuka pada 18 sampai dengan 22 Juni 2021. Para pelamar kerja dapat melakukan registrasi melalui laman resmi https://recruitment.pertamina.com/job.
Lowongan Kerja PT Pertamina
Terdapat lima lowongan kerja program BPS PT Pertamina 2021 yang keseluruhannya bisa dilamar para fresh graduate (lulusan baru). Kelima lowongan kerja PT Pertamina dalam program BPS antara lain.
- Bimbingan Profesi Sarjana (BPS) – PT Pertamina Lubricants (PTPL) (Anak Usaha Subholding Commercial & Trading)
- Bimbingan Profesi Sarjana (BPS) – Subholding Commercial & Trading - PT Pertamina Patra Niaga (PTPPN)
- Bimbingan Profesi Sarjana (BPS) – Subholding Shipping - PT Pertamina International Shipping (PIS)
- Bimbingan Profesi Sarjana (BPS) – PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) (Anak Usaha Subholding Power & New Renewable Energy)
- Bimbingan Profesi Sarjana (BPS) – Subholding Refining & Petrochemical - PT Kilang Pertamina Internasional (KPI)
Para pelamar yang lolos nantinya akan bergabung sebagai Pekerja Waktu Tidak Tentu (PWTT) di masing-masing sub holding PT Pertamina. Selain itu, pelamar juga akan mendapatkan Pre-Employment Training (PET) agar menjadi pekerja yang profesional dan ahli di masing-masing bidang yang dilamar.
Lantas apa saja syarat daftar lowongan kerja PT Pertamina 2021? Berikut ini persyaratan yang harus dipenuhi para calon pelamar kerja.
Syarat Umum Lowongan Kerja PT Pertamina
- Sudah melakukan registrasi di akun website karier Perusahaan https://recruitment.pertamina.com/ dan melengkapi data-data sebagai calon pekerja
- Usia maksimal 27 tahun pada tahun 2021
- Memiliki Ijazah S1/D4 atau Ijazah Sementara/Surat Keterangan Lulus untuk lulusan Tahun 2021 (fresh graduate)
- IPK minimal 3.00 dari skala 4.00
- Akreditasi Universitas minimal B atau Baik Sekali
- Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah operasi Pertamina Group (Sabang sampai Merauke)
Selain itu terdapat syarat khusus untuk mengikuti rekrutmen BPS Pertamina 2021, yaitu berdasarkan jurusan:
Baca Juga: Cewek Ini Buka Lowongan Kerja, Syaratnya Bukan Gemini
- Teknik Industri dapat melamar pada subholding (1, 2, dan 3).
- Teknik Mesin (1, 2, 3, 4, dan 5)
- Teknik Elektro (1, 2, 3, 4, dan 5)
- Teknik Elektro Arus Lemah (4)
- Teknik Kimia (1, 2, 4, 5)
- Teknik Fisika (4, 5)
- Teknik Informatika (2, 3)
- Teknik Lingkungan (4, 5)
- Teknik Sipil (1, 2, 4)
- Teknik Perminyakan (4)
- Teknik Pertambangan (4)
- Teknik Geologi (4)
- Teknik Kelautan (3)
- Teknik Perkapalan (3)
- Ekonomi (1, 2, 3)
- Manajemen/Bisnis (1, 2)
- Akuntansi (1, 2)
- Ilmu Komputer (2)
- Ilmu Pelayaran (3)
- Hukum (1,3)
- Statistik (3)
Seluruh proses pendaftaran tidak dikenakan biaya apapun. Bagi para pelamar diimbau agar lebih hati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan PT Pertamina.
Untuk mengetahui kebenaran informasi terkait rekrutmen dapat mengakses laman resmi perusahaan atau menghubungi call center Pertamina 135 atau kirim email ke ppc135@pertamina.com.
Demikian informasi tentang lowongan kerja PT Pertamina untuk lulusan S1 di berbagai jurusan. Selamat mencoba dan semoga sukses.
Kontributor : Lolita Valda Claudia
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara