Suara.com - Kasus pembunuhan seorang anggota polisi Aipda Roni Syahputra (45) yang bertugas di Polres Pelabuhan Belawan terhadap 2 gadis muda mulai disidangkan. Beberapa fakta mencengangkan dan sadis pun terungkap.
Polisi yang harusnya melindungi warga malah tega memperkosa lalu membunuh 2 wanita muda, salah satunya masih di bawah umur. Disitat dari Digtara.com--jaringan Suara.com, Selasa (22/6/2021), aksi keji yang dilakukan Aipda Roni sempat diketahui istrinya.
Berikut delapan kisah yang terungkap dalam berkas dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Julita Rismayadi Purba di Ruang Cakra 5 Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (21/6/2021) kemarin.
1. Sukai Salah Satu Korban
Terdakwa Aipda Roni tertarik dengan korban Riska Fitria (21) warga Lorong VI, Veteran Bagan Deli, Medan Belawan yang merupakan tenaga honorer di Polres Pelabuhan Belawan.
Pada Sabtu, 20 Februari 2021 sekira pukul 14.00 WIB, terdakwa menghubungi Riska untuk bertemu dengan alasan untuk membicarakan masalah titipan.
“Terdakwa membuat suatu cerita seolah-olah barang yang disebutkan oleh Riska sudah ada pada terdakwa,” sebut jaksa di hadapan majelis hakim yang diketuai Hendra Utama Sutardodo.
2. Bertemu di Polres Ditemani Tetangga
Jaksa melanjutkan, terdakwa dan Riska lalu janjian bertemu di Polres Pelabuhan Belawan Dari rumahnya, anggota polisi itu mengendarai mobil Xenia miliknya.
Baca Juga: Bikin Emosi, Pengakuan Pemuda Tangerang Usai Perkosa Nenek Penyandang Disabilitas
Sedangkan Riska, ditemani oleh tetangganya Aprila Cinta (13) yang juga menjadi korban dalam perkara ini.
“Sesampainya di Polres Pelabuhan Belawan, terdakwa kemudian menyuruh Riska dan Aprila naik ke dalam mobilnya,” kata jaksa.
Riska sempat curiga dan bertanya kepada terdakwa. “Mau kemana pak”, terdakwa mengatakan “Tapi mau mengambil titipan handphone dan uang di ATM”.
3. Mengelabui Korban dan Mencabulinya
Terdakwa selanjutnya mengemudikan mobil ke arah Jln Haji Anif, Kec. Percut Sei Tuan, Kab. Deliserdang.
Di dalam mobil, terdakwa mengatakan kepada Riska “masalah uangmu dan handphone nantilah kita ambil”, dijawab oleh Riska “jangan gitulah pak”, dan terdakwa mengatakan “Ya, udah sabar dululah”.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana
-
Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci