Suara.com - Seorang warganet di Malaysia membagikan foto sepupunya yang sedang belajar di pinggir jalan demi mendapat sinyal internet untuk menghadiri kelas online.
Pengguna akun Twitter @AimanPaku itu menyebut sepupunya tinggal di area kebun sawit sehingga sulit mendapat sinyal internet.
Situasi pandemi kini mengharuskan sepupunya yang bernama Sian itu mengakali keadaan demi menghadiri kelas online, termasuk menyusun bangku di pinggir jalan yang ia pakai sebagai meja.
Dalam unggahannya, ia menampilkan dua foto yang menunjukkan Sian tengah mengikuti kelas online dengan alat sederhana. Tak ada laptop, hanya tampak sebuah ponsel dan kertas untuk mencatat.
"Sian anak sedara aku, nak dapat internet punya pasal utk kelas on9. Duduk la kat luar rumah rumahnya kat tengah ladang sawit. Line tak kuat. Nasib adik datang naik moto teman kat tepi. Best of luck Afiq Ho."
Cuitan Aiman viral dan mendapat 32 ribu like dari pengguna Twitter dan dikomentari oleh 242 orang. Unggahannya bahkan disebar ulang oleh 25 ribu warganet.
"Saya share gambar ni sebab nampak comel budak-budak ni kat luar study. Bukan meraih simpati cakap diorang ni orang susah ke apa ya. Mereka bahagia je hidup kat situ, cukup makan. Internet je kureng," tulisnya.
Aiman menjelaskan, sinyal internet di dalam rumah hanya bisa dipakai membuka aplikasi WhatsApp secukupnya tapi kurang bagus jika dipakai untuk panggilan video saat kelas online.
"Dalam rumah dapat je internet kalau nak whatsapp. Tapi untuk dapatkan video kelas yang jelas dan terang tu, kurang la. Sangkut-sangkut. Jadi dia pun duduk la diluar dengan harapan tak sangkut-sangkut cikgunya bercakap tu. Mohon netizen jangan marah2 ya."
Baca Juga: Tak Bisa Ditinggal, Dosen Bawa Anaknya Ngajar Kelas Online
Segera setelah unggahan itu viral, Komisi Komunikasi dan Multimedia Malaysia (MCMC) menghubungi Aiman dan berjanji mengirim tim untuk memeriksa cakupan di daerah tersebut agar koneksinya ditingkatkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- PP Nomor 9 Tahun 2026 Resmi Terbit, Ini Aturan THR dan Gaji ke-13 ASN
- 31 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 10 Maret 2026: Sikat Diamond, THR, dan SG Gurun
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Trump Umumkan Perang Lawan Iran 'Selesai' Usai Diskusi dengan Vladimir Putin
- Promo Alfamart dan Indomaret Persiapan Hampers Lebaran 2026, Biskuit Kaleng Legendaris Jadi Murah
Pilihan
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
-
Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Trump Ancam Timnas Iran: Mundur dari Piala Dunia 2026 Kalau Tak Mau Celaka
-
Eksklusif! PowerPoint yang Dibuang Trump Sebabkan Tentara AS Mati
Terkini
-
PDIP Pasang Badan untuk Andrie Yunus, Guntur Romli: Teror Tak Bisa Matikan Sikap Kritis
-
Iran Ancam Serang Seluruh Pelabuhan Timur Tengah Jika Infrastruktur Maritimnya Diserang
-
Kejagung Ajukan Kasasi atas Vonis Bebas Tiga Terdakwa Kasus Perintangan Penyidikan CPO
-
Pidato Perdana Mojtaba Khamenei: Bersumpah Blokir Selat Hormuz
-
Disebut Sempat Hendak Disuap Yaqut Rp17 Miliar, Anggota Pansus Haji Terkejut: Saya Nggak Tahu
-
Transjakarta Pasang 'Mata-Mata' AI di 5 Ribu Bus Demi Cegah Sopir Microsleep
-
India Krisis Gas: Restoran Hapus Menu Panas demi Hemat Bahan Bakar
-
Israel Digempur Rudal Iran, Tujuan AS Perang Lawan Iran Kian Tidak Jelas
-
Belum Tahu soal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis Kontras, Menko Yusril Langsung Koordinasi
-
KontraS Desak Aparat Usut Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus, Ada Upaya Pembungkaman?