Suara.com - Viral di media sosial curhatan seorang warganet yang mengalami hal aneh saat menerima paket secara COD.
Akun Instagram @nenk_update mengunggah tangkapan layar cuitan sebuah akun Twitter yang menceritakan hal aneh saat menerima paket COD.
Mula-mula, wanita pemilik akun Twitter tersebut bercerita bahwa ada seorang kurir yang datang ke rumahnya mengantar paket atas nama ibundanya. Tanpa pikir panjang, ia lantas membayar paket tersebut pada sang kurir.
Ketika ia mengonfirmasi pada sang ibu yang tinggal di rumah yang berbeda, ia kaget karena ibunya mengaku tak pernah memesan barang tersebut.
Dikaitkan dengan kasus customer marah-marah saat COD
Pemilik akun Twitter tersebut menduga apa yang ia alami merupakan salah satu penyebab maraknya kejadian customer marah-marah pada kurir saat COD.
"Kayaknya gue baru tahu kenapa sering banget heboh kasus COD tapi buyer-nya nolak/nggak mau bayar. Mungkin ini yang terjadi kali ya," tulisnya.
"Jadi siang ini datang kurir paket ceritanya nganterin pesanan ibu gue dengan sistem COD. Kebetulan gue dan ibu gue beda rumah, jadi gue nggak cek dulu alias gue main bayar-bayar aja," sambungnya.
Ibu mengaku tak pernah memesan
Baca Juga: Viral Cowok Nangis Diduga Hadiri Nikahan Mantan, 'Dipuk-puk' Puluhan Juta Pengguna TikTok
Setelah membayar pesanan tersebut, wanita itu lantas mengabari sang ibu. Betapa kagetnya dia saat sang ibu mengaku tak pernah memesan barang tersebut secara online.
Wanita itu lantas bertanya-tanya bagaimana barang tersebut bisa diantarkan ke rumahnya dengan nama pemesan adalah ibunya, yang ternyata tak pernah memesan.
"Setelah gue beres bayar lalu ngabarin ibu gue tapi jawabannya begini, kaget lah gue kok bisa-bisanya ada paket atas nama ibu gue tapi dia nggak ada belanja online apapun," tulis wanita tersebut.
Sudah dua kali
Wanita tersebut juga bercerita sang ibu sudah mengalami kejadian ini sebanyak dua kali. Hanya saja, saat kejadian pertama ia tak tahu sama sekali sehingga tak bisa belajar dari pengalaman.
"Ibu gue udah 2 kali kena. Tapi yang pertama gue nggak tahu karena gue lagi nggak di rumah dan nggak ada yang ngasih tahu gue. Makanya kali ini apesnya di gue karena nggak tahu apa-apa," tulisnya.
Berita Terkait
-
Orang Lain Lempar Koin Keberuntungan, Wanita Ini Malah Tak Sengaja Buang Tas ke Laut
-
Tak Kalah dengan Emak-emak, Kucing Ini Gemar Tonton Ikatan Cinta
-
TGB Sindir Pembela Habib Rizieq: HRS Pernah Dipenjara Sebelum Jokowi Menjabat
-
Viral Modus Suami Minta Istri Ambilkan Handuk, Ternyata Dijebak Masuk Kamar Mandi
-
Viral Cowok Nangis Diduga Hadiri Nikahan Mantan, 'Dipuk-puk' Puluhan Juta Pengguna TikTok
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional
-
33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi
-
Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia
-
Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara