Suara.com - Seorang pria di India laporkan mertua ke polisi karena dinilai menjebak untuk menikahi wanita transgender. Pasangan ini dilaporkan sudah menikah selama 2 bulan.
Menyadur India.com Senin (28/06), pria dari Kanpur, Uttar Pradesh ini langsung mengajukan kasus terhadap mertuanya dengan tuduhan membujuknya untuk menikah dengan transgender.
Dalam pengaduannya, pria tersebut menuduh mertuanya menipu dengan merahasiakan identitas itu dari dia dan keluarganya pada saat pernikahan.
Menurut pengaduan, pria yang menikah pada 28 April itu menemukan kebenaran ketika mencoba untuk berhubungan suami istri.
Dia mengklaim alat kelamin istrinya tidak bekerja sepenuhnya sehingga tidak dapat menjalin hubungan fisik dengannya. Ketika melakukan pemeriksaan medis, dia mengetahui bahwa istirnya adalah transgender.
"Seorang penduduk Shastri Nagar menikahi wanita dari daerah Panki. Setelah pernikahan, pengantin wanita tidak nyaman menjalin hubungan dengan suaminya dan berkata memiliki masalah kesehatan."
"Hari-hari berlalu, pria itu mulai curiga ada yang tidak beres. Dia akhirnya membawa istrinya ke dokter kandungan untuk pemeriksaan yang memastikan bahwa dia adalah seorang transgender," kata Inspektur Polisi Kunj Bihari Mishra.
Pria itu mengajukan FIR bersama dengan laporan medis istrinya pada hari Minggu. FIR diajukan berdasarkan Bagian 420 (kecurangan) IPC terhadap pengantin wanita, orang tuanya dan mediator.
“FIR terhadap delapan orang, termasuk menantu laki-laki, telah diajukan di bawah bagian IPC yang relevan, dan penyelidikan sedang berlangsung. Tindakan akan diambil berdasarkan investigasi.”
Baca Juga: Serupa India, Kelangkaan Tabung Oksigen di Jakarta Sebabkan Harga Melonjak Tinggi
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- Bukan Hanya Siswa, Guru pun Terkena Aturan Baru Penggunaan Ponsel di Sekolah Sulbar
- Ganjil Genap Jakarta Resmi Ditiadakan Mulai Hari Ini, Simak Aturannya
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
Pilihan
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Hilal Tidak Terlihat di Makassar, Posisi Bulan Masih di Bawah Ufuk
-
Detik-detik Warga Bersih-bersih Rumah Kosong di Brebes, Berujung Temuan Mayat dalam Koper
-
Persib Bandung Bakal Boyong Ronald Koeman Jr, Berani Bayar Berapa?
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
Terkini
-
Mulai Puasa Rabu Besok, Masjid Jogokariyan dan Gedhe Kauman Jogja Gelar Tarawih Perdana
-
Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh 19 Februari 2026, Ini Penjelasan Kemenag
-
Kemenag Tetapkan 1 Ramadan Pada Kamis 19 Februari, Mengapa Beda dengan Muhammadiyah?
-
Bertemu Wakil Palestina di PBB, Menlu Sugiono Tegaskan Dukungan Indonesia
-
Getok Tarif Parkir Rp100 Ribu, Polisi Ciduk 8 Jukir Liar di Tanah Abang
-
Resmi! Kemenag Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh Pada Kamis 19 Februari 2026
-
Komdigi Siapkan Aturan Penggunaan AI, Lokataru Endus Motif Kepentingan Bisnis dan Politik
-
Sambangi Kelenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin, Rano Karno Gaungkan Pesan Keadilan di Tahun Baru Imlek
-
Lokataru Minta Masalah Kebocoran Data Nasional Dievaluasi Sebelum Bahas RUU KKS
-
Intimidasi Makin Meluas, Ibu Ketua BEM UGM dan 30 Pengurus Jadi Sasaran Teror Digital