Suara.com - Sebuah unggahan memilukan tentang seorang wanita yang dihina oleh ibu dari sang pacar menjadi perbincangan warganet akhir-akhir ini.
Bukan tanpa alasan, hinaan-hinaan yang menyasar kepada wanita tersebut begitu menyakitkan sehingga membuat warganet yang membacanya pun ikut geram.
Melalui akun TikTok pribadinya, seorang wanita mengunggah tangkapan layar percakapannya dengan ibu dari sang pacar. Unggahan ini kemudian menjadi FYP di linimasa TikTok.
Mulanya, ibu itu menghubungi wanita tersebut. Ia memerintah wanita itu untuk menjauhi anaknya.
Bukan tanpa alasan, sang ibu tidak ingin anaknya berhubungan dengan wanita yang tidak kuliah.
"Saya sudah bilang ke kamu jangan berhubungan lagi sama anak saya, kalo kamu mau sama anak saya kuliah dong bukan malah bisnis extension," ujar sang ibu.
Wanita tersebut kemudian membalas dengan sopan. Ia mengatakan bahwa dirinya adalah seorang mahasiswi. Namun, karena bisnis orang tua yang menurun ia memutuskan untuk mengambil cuti.
Meski sudah dijelaskan, sang ibu tetap tidak mau tahu. Ia mengatakan bahwa anaknya akan segera memperoleh gear sarjana. Disisi lain, wanita tersebut belum tentu sarjana.
Ia tidak ingin sang anak berhubungan dengan wanita yang tidak setara. Hal yang lebih menyakitkan ialah tuduhan ibu tersebut yang menyebutkan bahwa sang wanita memanfaatkan anaknya karena orang tua dang wanita yang bangkrut.
Baca Juga: Meningkat ! Kasus Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir Positif Covid-19 di Makassar
"Atau kamu jangan2 mau manfaatkan anak saya karena orang tua mu bangkrut," ujar sang ibu.
Sang wanita pun membalas bahwa ia tidak pernah meminta apapun kepada sang kekasih. Ia pun baru mengetahui fakta bahwa sang kekasih merupakan orang yang berada.
Penjelasan demi penjelasan dilontarkan oleh sang wanita. Namun, sang ibu tetap kukuh pada pendiriannya untuk menjauhkan sang anak dari wanita tersebut.
"Tolong ya jauhkan anak saya karena saya capek kasih dia fasilitas dan kuliah di universitas yang bagus masa dapatnya kamu," tandasnya.
Diakhir percakapan, sang wanita pun menuruti perintah dari ibu tersebut untuk menjauhi anaknya.
Melihat adegan ini, para warganet pun turut memberikan komentar. Beberapa dari mereka bahkan menceritakan pengalaman serupa.
Berita Terkait
-
Meningkat ! Kasus Ibu Hamil dan Bayi Baru Lahir Positif Covid-19 di Makassar
-
Panik Gak! Ojol Dapat Uang Tip Rp 5 Ribu, Ternyata Angkut Penumpang Covid-19
-
Viral Trik Putihkan Gigi Pakai Spons Pembersih Perabotan, Begini Kata Ahli
-
Istri Kedua Nekat Potong Alat Kelamin Suami Hingga Tewas, Pelaku: Biar Gak Nikah Lagi
-
Polisi Tangkap Penganiaya Sopir Truk Kontainer di Jakarta Utara, Pelaku Pakai Pajero
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia
-
UHN dan CISDI Gandeng Harvard Medical School, Bangun Pusat Riset Kesehatan Primer di RI
-
Hanya Modal Gunting, Pemuda di Kalideres Gasak Honda Scoopy di Halaman Rumah
-
Eks Kasat Narkoba Polres Bima Digelandang ke Bareskrim, Terseret TPPU Koko Erwin
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya