Suara.com - Pernyataan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin seputar imbauan kepada masyarakat untuk menangani pandemi Covid-19 menjadi sorotan. Bagaimana tidak, keduanya memberikan imbauan yang berbeda bak langit dan bumi.
Presiden Jokowi mengimbau masyarakat untuk tetap tinggal di rumah demi mengendalikan penyebaran virus corona. Hal berbeda disampaikan Wapres Ma'ruf Amin yang justru mengajak masyarakat berwisata di Raja Ampat, Papua.
Dalam pernyataan resminya, Jokowi meminta masyarakat tetap tinggal di rumah jika tidak ada keperluan mendesak untuk keluar. Imbauan ini diberikan setelah kasus Covid-19 di Tanah Air melonjak tak terkendali.
"Saya minta satu hal yang sederhana ini, tinggal lah di rumah jika tidak ada kebutuhan mendesak," kata Jokowi di akun YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (23/6/2021) lalu.
Sementara Ma'ruf Amin mengajak seluruh masyarakat untuk berwisata ke Raja Ampat, Papua di tengah rentetan rekor penambahan kasus Covid-19 di Indonesia. Bahkan, Ma'ruf Amin menyebut ajakan ini merupakan program Gerakan Bangga Berwisata.
"Saya mengajak kita semua untuk berwisata ke Raja Ampat yang terkenal dengan keindahan alam dan budayanya. Berwisata lah dengan tetap menjalankan protokol kesehatan," ujar Ma'ruf saat membuka Raja Ampat E-Festival secara daring, Senin (28/6/2021).
Sontak perbedaan imbauan dua sosok pemimpin RI itu disorot tajam warganet. Seorang pengguna Twitter dengan nama akun @ARSIPAJA bahkan menyandingkan dua foto tangkapan layar pernyataan Jokowi dan Ma'ruf Amin, lalu bertanya ke warganet opsi mana yang terbaik.
"Mau dengerin yang mana?," tanyanya dalam Twitter seperti dikutip oleh Suara.com, Selasa (29/6/2021).
Warganet pun langsung ramai mengomentari pernyataan Jokowi dan Ma'ruf Amin. Mereka menuliskan beragam pendapat mengenai pernyataan presiden dan wakil presiden RI yang berbeda 360 derajat hanya dalam waktu sehari.
Baca Juga: Mengenal Virus Corona Varian Lambda: Fakta dan Gejala
"Dengerin ulama lah, masa dengerin wakil presiden yang pake mode silent," jawab warganet.
"King of mbingungi," sindir warganet.
"Gak tahu deh pusingg banget!," tegas warganet.
"Lupa gak dibriefing," celutuk warganet.
"Denger pak Jokowi lah masa dengerin npc," jawab warganet.
Tembus Rekor! Kasus Aktif COVID-19 Indonesia Ada di Puncak Baru
Berita Terkait
-
Mengenal Virus Corona Varian Lambda: Fakta dan Gejala
-
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron Positif Covid-19, Alami Gejala Sesak Nafas
-
Soal Gelar King Of Lip Service Jokowo, Ketua MUI: Itu Tanda Mahasiswa Cerdas
-
Diklaim Ampuh Melawan Covid-19, Ivermectin Diharapkan Dapat Izin Edar di Indonesia
-
Baru Terungkap, Gubernur Banten Wahidin Halim Positif COVID-19, Sejak Pekan Lalu
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Bukan Rudal Iran! Warga Israel Kocar-kacir Diserang Hewan Kecil yang Diistimewakan Alquran
-
33 Hari Kasus Andrie Yunus, KontraS Soroti Lambannya Penanganan dan Minim Transparansi
-
AS Diminta Pakai Logika Jika Ingin Negosiasi Ulang dengan Iran
-
7 Fakta Panas Sengketa Lahan Tanah Abang: Adu Klaim Menteri Maruarar Sirait vs Hercules
-
Deadline Seminggu, Kasatgas Tito Minta Pemda Percepat Pendataan Huntap Beserta Klasifikasinya
-
Batalyon Netzah Yehuda, Tentara Religus Israel yang Bawa Taurat saat Melakukan Kekejaman
-
Padahal Dijaga Ketat, Kapal Tanker Berhasil Tembus Blokade Ketat Militer AS di Selat Hormuz
-
Update Muktamar NU 2026: Jadwal, Lokasi, dan Teka-teki Calon Ketua Umum
-
KontraS Ungkap Sejumlah Kejanggalan Kasus Andrie Yunus, Soroti Dugaan Impunitas
-
Hotel Burj Al Arab Dubai Tutup Total Selama 18 Bulan, Dampak Serangan Drone Iran