Suara.com - Anggota DPR RI Fadli Zon mengapresiasi langkah pemerintah menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk 11 obat di masa pandemi Covid-19.
Menurutnya, seharusnya kebijakan tersebut telah dikeluarkan sejak awal masa pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Fadli Zon melalui akun Twitter miliknya @fadlizon.
"Ini kebijakan tepat, harusnya dilakukan dari dulu," kata Fadli Zon seperti dikutip Suara.com, Sabtu (3/7/2021).
Ditetapkannya HET untuk obat-obatan selama pandemi Covid-19 sangat berguna untuk mencegah munculnya spekulan yang mengeruk keuntungan di atas penderitaan orang lain.
"Ada HET untuk obat di masa pandemi sehingga tak ada spekulan yang mengeruk keuntungan di atas penderitaan orang lain," ungkapnya.
Fadli Zon menyarankan agar pemerintah tak hanya menetapkan HET, namun juga bisa menurunkan harga tes PCR dan swab antigen untuk memudahkan masyarakat Indonesia.
"Turunkan juga harga PCR dan swab antigen agar bisa terjangkau semua orang," tuturnya.
Daftar HET Obat Selama Pandemi
Baca Juga: Resmi! Pemerintah Tetapkan HET Obat yang Jadi Buruan Saat Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi menetapkan harga eceran tertinggi (HET) obat yang sering digunakan dalam masa pandemi Covid-19.
HET berlaku untuk obat yang dijual di apotik, isolasi farmasi, rumah sakit, klinik dan fasilitas kesehatan yang berlaku di seluruh Indonesia.
Penetapan tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK.01.07/MENKES/4826/2021 Tentang HET Obat Dalam Masa Pandemi Covid-19.
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin meminta dengan tegas agar peraturan HET obat itu bisa dipatuhi oleh seluruh pihak yang menjualnya.
"Saya sangat tegaskan di sini kami harapkan agar dipatuhi," kata Budi dalam konferensi pers yang disiarkan langsung melalui YouTube Kementerian Kesehatan RI, Sabtu (3/7/2021).
Setidaknya ada 11 obat yang HET-nya sudah ditentukan pemerintah. 11 obat tersebut paling sering digunakan dalam pandemi Covid-19.
Berikut daftar HET 11 obat yang dimaksud:
- Favipiravir 200 mg (Tablet) Rp 22.500
- Remdesivir I00 mg Injeksi (Vial) Rp 510.000
- Oseltamivir 75 mg Kapsul Kapsul Rp 26.000
- lntravenous Immunoglobulin 5% 50 ml lnfus Rp 3.262.300
- lntravenous Immunoglobulin 10% 25 ml Infus (Vial) Rp 3.965.000
- lntravenous Immunoglobulin 10% 5O ml Infus (Vial) Rp 6.174.900
- Ivermectin 12 mg Tablet (Tablet) Rp 7.500
- Tocilizumab 400 mg/20 ml Infus (Vial) Rp 5.710.600
- Tocilizumab 80 mg/4 ml Infus (Vial) Rp 1.162.200
- Azithromycin 500 mg Tablet (Tablet) Rp 1.700
- Azithromycin 500 mg Infus (Vial) Rp 95.400
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba
-
Lingkaran Setan Kekerasan, 70 Persen Ayah yang Memukul Ternyata Pernah Jadi Korban Masa Kecil