Suara.com - BLT BPJS Ketenagakerjaan tidak cair ke rekening, jika itu terjadi pada Anda, maka cek dulu penyebabnya di artikel ini.
Bantuan subsidi gaji (BSU) dari Kementerian Ketenagakerjaan diberikan kepada karyawan sebagai respons untuk membantu karyawan karena pandemi covid-19.
Meskipun begitu terkadang penyaluran BLT BPJS Ketenagakerjaan bisa terkendala oleh suatu sebab. Sehingga sebagian karyawan yang tengah menunggu harus bersabar untuk mendapatkannya.
Berikut alasan BLT BPJS Ketenagakerjaan tidak cair ke rekening lengkap dengan cara lapor.
Penyebab BLT BPJS ketenagakerjaan tidak cair
Berikut beberapa penyebab BLT BPJS karyawan tidak cair.
- Rekening pasif
- Rekening tidak terdaftar
- Rekening sudah dibekukan bank
- Pemilik rekening tidak sesuai dengan NIK yang terdaftar
- Karyawan tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan
- Karyawan lolos program kartu pra kerja
- Karyawan termasuk golongan ASN, PNS, Polisi, TNI atau Karyawan BUMN/BUMD.
Silahkan cek apakah status rekening dan kekaryawanan Anda termasuk ke dalam penyebab BLT BPJS karyawan tidak cair.
Cara melaporkan BLT BPJS ketenagakerjaan belum cair
Jika Anda ternyata memenuhi syarat namun bantuan senilai 1,2 juta untuk karyawan ini tidak kunjung cair, Anda bisa melaporkan kendala yang Anda alami dengan cara seperti berikut ini:
Baca Juga: PPKM Darurat, Sri Mulyani Siapkan BLT Desa Rp 300 Ribu untuk 8 Juta Penerima
- Lapor online kemenaker di kanal aduan bantuan.kemnaker.go.id
- Lapor ke BPJS Ketenagakerjaan terdekat
- Lapor ke manajemen perusahaan
BLT BPJS Ketenagakerjaan akan ditransfer ke rekening karyawan yang memenuhi syarat dan belum mendapatkannya meski sudah mendapatkan persetujuan dari kementerian keuangan. Demikian informasi penyebab BLT BPJS ketenagakerjaan tidak cair dan cara lapornya. Tetap tenang dan laksanakan sesuai alur untuk melaporkan jika Anda termasuk karyawan yang terkendala.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi
-
Takut Bansos Dicabut, Warga Enggan Laporkan Kematian Keluarga
-
Penerima Beasiswa LPDP Kembalikan Dana ke Negara karena Tak Mengabdi, Per Orang Rp 1-2 Miliar
-
Bos LPDP: Anak Pejabat Boleh Terima Beasiswa
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Demo Mahasiswa di Bulan Ramadan, Polisi Turunkan Tim Sholawat untuk Pengamanan
-
Polemik Akses Musala di Cluster, Pengembang Buka Suara Usai Diusir Komisi III DPR
-
Negosiasi AS-Iran Gagal! Ancaman Perang Bisa Terjadi dalam 15 Hari ke Depan
-
AS Evakuasi Staf dan Warganya dari Israel, Isu Perang dengan Iran Memanas
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!