Suara.com - Pendaftaran seleksi CPNS 2021 telah resmi dibuka sejak 30 Juni 2021. Selain CPNS, seleksi juga dilakukan bersamaan dengan seleksi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Kira-kira apa saja formasi CPNS sepi peminat?
Salah satu strategi untuk lolos dengan lebih mudah adalah dengan mendaftar formasi CPNS sepi peminat. Formasi yang sepi peminat ini tersebar di beberapa instansi baik pemerintah daerah maupun pemerintah pusat.
Jika melihat dari seleksi CPNS tahun sebelumnya, Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui situs resminya ww.bkn.go.id telah mencatat berbagai formasi CPNS sepi peminat. Berikut ini formasinya:
- Pengelola Kelistrikan Perkeretaapian;
- Masinis III Kapal Kelas I;
- Asisten Ahli - Dosen Arkeologi;
- Asisten Ahli - Dosen Audit Perbankan Syariah;
- Asisten Ahli - Dosen Bahasa Jawa Kuno;
- Asisten Ahli - Dosen Bahasa Mandarin;
- Asisten Ahli - Dosen Bahasa Pali;
- Asisten Ahli - Dosen Bermain dan Permainan RA/PAUD;
- Asisten Ahli - Dosen Dharma Wacana Hindu;
- Asisten Ahli - Dosen Diksi.
Adapun instansi dengan jumlah pelamar paling sedikit berdasarkan data tahun 2019 adalah sebagai berikut.
- Pemerintah Kabupaten Maluku Barat Daya;
- Sekretaris Komnas HAM;
- Badan Nasional Penanggulangan Terorisme;
- Badan Pembinaan Ideologi Pancasila;
- Kementerian Riset dan Teknologi.
BKN menyebutkan formasi CPNS sepi peminat tersebut bisa menjadi alternatif bagi para calon pendaftar. Selain itu, BKN setiap hari juga telah memberikan update jumlah pelamar CPNS 2021 melalui akun media sosial resminya.
Adapun formasi CPNS 2021 sepi peminat per 4 Juli 2021 ini dipenuhi dengan lowongan CPNS di instansi daerah.
- Pemerintah Kota Baubau = 1
- Pemerintah Kab. Minahasa = 4
- Pemerintah Kab. Minahasa Selatan = 7
- Pemerintah Kab. Buru Selatan = 12
- Pemerintah Kab. Malinau = 13
- Pemerintah Kab. Halmahera Barat = 20
- Pemerintah Kab. Takalar = 23
- Pemerintah Kab. Minahasa Tenggara = 41
- Pemerintah Kota Gorontalo = 49
- Pemerintah Kab. Aceh Selatan = 51
Hingga kemarin, BKN mencatat sudah ada 1,7 juta akun mendaftar untuk mengikuti seleksi CPNS 2021. Jumlah ini jauh lebih banyak dibandingkan dengan total kebutuhan yang tak mencapai satu juta formasi. Jumlah pelamar yang daftar akun SSCASN pada 4 Juli 2021 mencapai 46.854.
Perlu diperhatikan, para pendaftar perlu memastikan kembali kualifikasi yang dibutuhkan terutama dari segi jenjang dan jurusan pendidikan.
Secara umum syarat yang dibutuhkan untuk formasi tersebut sama dengan formasi CPNS 2021 lainnya. Para pendaftar hanya perlu mengunggah dokumen seperti KTP, KK, ijazah terakhir, dan transkrip nilai.
Baca Juga: Formasi CPNS 2021 Paling Banyak Peminat: BKKBN dan Kemenkumham
Pendaftaran CPNS dibuka melalui laman sscasn.bkn.go.od mulai 30 Juni hingga 21 Juli 2021 mendatang. Sebelum melakukan proses pendaftaran, calon pendaftar diharuskan membuat akun baru dengan menggunakan NIK dan password.
Calon pendaftar diharapkan tidak melakukan proses pendaftaran dengan jarak waktu yang mepet. Informasi BKN, tahun ini pemerintah membuka seleksi untuk 676.733 formasi yang terdiri dari CPNS dan PPPK.
Demikian informasi tentang formasi CPNS sepi peminat yang mungkin dapat kalian masuki untuk memperbesar peluang lolos seleksi.
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
Formasi CPNS 2021 Paling Banyak Peminat: BKKBN dan Kemenkumham
-
Cara Mengecilkan Ukuran Foto Sesuai Ketentuan CPNS 2021
-
Solusi NIK Tidak Ditemukan Saat Daftar CPNS 2021
-
CPNS 2021 : Politeknik ATI Makassar dan SMK-SMTI Makassar Butuh Dosen dan Guru
-
Cara Cek Akreditasi di BAN-PT untuk Syarat Daftar CPNS 2021
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Film Pesta Babi Viral, Haedar Nashir Wanti-wanti soal Dominasi Politik di Papua
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
APJII: Penetrasi Internet Indonesia 2026 Capai 81,72 Persen, Jawa Masih Mendominasi
-
RS Sumber Waras Bantah Rawat Selebgram Ansy Jan De Vries usai Diduga jadi Korban Begal
-
Pemindahan Ibu Kota Negara Masih Tunggu Keppres, Pakar Desak Pemerintah Segera Tetapkan Arah Jelas
-
Kondisi Masih Rawan, Pemerintah Terus Siaga Soal WNI Ditahan Israel
-
Imigrasi Palopo Terapkan 90 Persen Layanan Digital, Pemohon Paspor Makin Dimudahkan
-
Usai dari DPR, Prabowo Dijadwalkan Hadir ke Pameran Pengusaha Minyak
-
Ahmad Bahar Tegaskan Damai dengan GRIB Jaya Tak Berlaku untuk Kasus Putrinya
-
Dosen UPN Veteran Yogyakarta Dinonaktifkan Usai Dilaporkan Terkait Kasus Kekerasan Seksual