Suara.com - Kedai Susu Mbok Darmi kembali berpartisipasi pada kampanye tanggal cantik ShopeePay 7.7 Juli Cashback Meriah. Kampanya tersebut memungkinkan masyarakat mendapatkan produk Susu Mbok Darmi dengan lebih hemat berkat adanya promo-promo seperti Voucher Cashback 100 persen seharga Rp100 dan Flash Sale Rp7. Pada promo puncak yang berlangsung 7 Juli, Voucher Cashback dapat dibeli hanya dengan Rp1.
Susu Mbok Darmi merupakan salah satu industri minuman kekinian yang tengah booming di kalangan anak muda. Sudah da 36 outlet yang tersebar di segala penjuru dengan total 130 karyawan.
CEO & Founder Susu Mbok Darmi, Dhony Pratama menjelaskan, industri minuman kekinian di Indonesia tengah booming beberapa tahun terakhir. Melihat potensi dan animo masyarakat yang begitu tinggi, Dhony pun tertarik untuk turut berkecimpung di sana. Jika umumnya, industri minuman ini menawarkan jenis minuman berbahan dasar kopi atau the, Dhony menolak mengikuti arus. Pria berusia 27 tahun itu memutuskan untuk mengembangkan minuman kekinian berbahan susu pasteurisasi. Awalnya, Dhoni hanya memiliki satu outlet di kantin kampus, namun siapa sangka kini susu Mbok Darmi berkembang pesat menjadi 36 outlet dan 130 karyawan. Tak sungkan, Dhony pun membagikan kisah suksesnya dalam membangun bisnis susu kekinian ini.
Berawal dari outlet sederhana di kantin kampus IPB
Sebelum viral, siapa sangka kisah sukses Susu Mbok Darmi berawal dari ide sederhana Dhony untuk menambah uang jajan saat kuliah. Dhony yang kala itu berstatus sebagai mahasiswa Fakultas Peternakan Institut Pertanian Bogor, melihat peluang bisnis susu dari ilmu peternakan yang dipelajari.
“Saat pertama memulai, saya ingin produk yang kami tawarkan bisa menjangkau pasar dengan cepat. Oleh karena itu, kami memilih pasar yang sudah jadi seperti kantin kampus di mana target pasarnya sudah terbentuk, yaitu mahasiswa,” kata Dhony.
Berani nyeleneh agar cepat dikenal
Ketika banyak merek memilih nama kebarat-baratan, Dhony memilih jalan berbeda. Ia memilih nama “Mbok Darmi” sebagai merek. Nama tersebut dipilih karena terdengar sederhana dan Indonesia banget. Tak berhenti di nama, Susu Mbok Darmi juga tampil dengan slogan yang nyeleneh. Kombinasi dua hal tersebut berkontribusi pada pesatnya kenaikan popularitas Susu Mbok Darmi di awal kemunculannya.
Digitalisasi bisnis mengikuti perkembangan zaman
Baca Juga: Berikut 4 Fakta Unik mengenai Sejarah Diskon dan Cashback
Di awal kemunculan Susu Mbok Darmi, layanan pembayaran digital belum sepopuler sekarang. Namun, seiring meningginya adopsi layanan digital oleh masyarakat Indonesia, Susu Mbok Darmi juga melakukan digitalisasi bisnis. Sejak Januari 2020, Susu Mbok Darmi bisa dibeli menggunakan layanan pembayaran digital ShopeePay.
Roketkan penjualan dari kampanye tanggal cantik
Dari segi marketing, Susu Mbok Darmi secara jeli memanfaatkan kampanye tanggal cantik dari pembayaran digital ShopeePay. “Penjualan kami bisa meroket hingga 36 persen saat mengikuti kampanye tanggal cantik dari ShopeePay. Konsumen yang umumnya membeli satu minuman jadi membeli lebih banyak, berkat promo tanggal cantik yang diberikan ShopeePay dan juga paket bundling yang kami tawarkan,” cerita Dhony.
Bulan ini, Susu Mbok Darmi kembali berpartisipasi pada kampanye tanggal cantik ShopeePay 7.7 Juli Cashback Meriah. Pada kampanye tersebut, produk Susu Mbok Darmi dan ratusan merchant lainnya bisa didapatkan dengan lebih hemat berkat adanya promo-promo seperti Voucher Cashback 100 persen seharga Rp100 dan Flash Sale Rp7. Pada promo puncak yang berlangsung 7 Juli, Voucher Cashback dapat dibeli hanya dengan Rp1.
Terus konsisten dan belajar
Ketika sudah viral, tugas selanjutnya adalah bagaimana mempertahankan kualitas produk dan pelayanan prima. Untuk itu, kualitas Susu Mbok Darmi dijaga ketat dengan quality control berlapis yang dilakukan setiap harinya. Dhony juga memperlakukan karyawannya seperti keluarga sehingga mereka pun bisa berlaku ramah terhadap konsumen. Secara pribadi, Dhony juga terus belajar dengan mengikuti pelatihan-pelatihan entrepreneurship dan belajar dari sosok-sosok sukses lainnya.
Berita Terkait
-
Beli Voucher Game Online Murah dan Mudah, Ini Berbagai Cara yang Menguntungkan!
-
Ide Kencan Hemat dan Seru Supaya Gaji Tetap Awet
-
Tren Kopi Terus Tumbuh, Ini 4 Hal Wajib Ada di Kedai Kopi Kekinian
-
Ide Nge-date Hemat dan Seru dari ShopeePay supaya Gaji Tetap Awet
-
Dorong Semangat Bisnis Anak Muda, ShopeePay Lakukan Gebrakan Ini
Terpopuler
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Drama Keluarga Halilintar Memanas! Atta Akhirnya Bicara soal Isu Aurel Diabaikan di Foto Keluarga
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Kapolri Buka Suara soal Kasus Dugaan Penganiayaan Pelajar oleh Anggota Brimob di Maluku Tenggara
-
Tragedi Gajah Riau: Tiada Tahun Tanpa Kematian, Gading Hilang dan Kepala Dipotong Pemburu
-
Ketua Komisi III DPR Pastikan Kawal Kasus Kematian Anak 12 Tahun usai Dianiaya Ibu Tiri di Sukabumi
-
Waspada! WNA Australia Positif Campak Usai dari Bandung, Kemenkes Perketat Surveilans
-
Teror Berantai Ketua BEM UGM 2026: Kritik Kebijakan, Fitnah AI, hingga Ancaman ke Keluarga
-
Wakil Ketua Komisi VI Adisatrya Sulisto Soroti Kebijakan Impor Mobil Operasional KDKMP dari India
-
Tragedi Filisida Sukabumi: Bocah 12 Tahun Tewas di Tangan Ibu Tiri, Ini Penjelasan KPAI
-
BGN Tegaskan Tak Ada Pembagian MBG Saat Sahur, Ini Jadwalnya Selama Ramadan
-
Testimoni Wali Murid: Sekolah Rakyat Bawa Perubahan Nyata bagi Anak
-
Sinergi Kemensos dan Komisi VIII DPR Tingkatkan Layanan Korban Perdagangan Manusia