Suara.com - Pengamat Politik, Rocky Gerung menilai masih sulitnya perempuan untuk muncul dalam dunia politik lantaran masih kuatnya nilai-nilai feodalisme yang sangat tinggi. Rocky kemudian menyarankan perempuan perlu ambil langkah sedikit radikal jika ingin terlihat di dunia politik.
Hal itu disampaikan Rocky dalam acara diskusi daring yang diadakan Perempuan Amanat Nasional (PUAN) dengan tema 'Perempuan, Politik dan Kepemimpinan'.
"(Tidak adanya perempuan yang muncul) Ya karena feodalisme dalam politik kita nilai tinggi atau dinasti dan lain sebagainya," kata Rocky, Rabu (7/7/2021).
Rocky menilai, perempuan harus muncul untuk membuat sejarah. Hal itu, kata dia, seperti mengutip pepatah yang bunyinya jika perempuan yang terlalu sopan maka tak bisa buat sejarah.
"Malahayati (pahlawan) segala macam itu tidak sopan makanya dia bisa buat sejarah tuh. Sopan santun diperlukan tapi dalam politik sopan santun itu semacam kemunafikan. Jadi angkat tangan aja interupsi," ujarnya.
Dosen Universitas Indonesia ini mencontohkan kasus adanya sebuah partai politik yang dipimpin perempuan kemudian justru melakukan perbuatan tidak menyenangkan terhadap kadernya yang sama-sama perempuan. Menurutnya, semestinya hal-hal seperti itu tidak bisa didiamkan.
Seharusnya, kata Rocky, perempuan harus berani mengajukan interupsi. Bahkan dia berseloroh agar perempuan perlu langkah radikal.
"Kita tahu musti ada interupsi dalam kepemimpinan laki-laki termasuk kepemimpinan perempuan yang berperspektif sama dengan laki-laki. Soal-soal semacam ini saya anggap musti ada semacam langkah radikal," tuturnya.
Lebih lanjut, Rocky mengatakan, diperlukan langkah yang konsisten untuk membuat perempuan lebih terlihat di dunia politik.
Baca Juga: KERAS! Rocky Gerung: Pemerintah Jokowi Pakai COVID-19 untuk Bungkam Rakyat
"Nah sebetulnya harus konsisten taruh dari perempuan 2-3 orang jadi speaker supaya perspektif publik terbuka," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
AS Serang Kota Pelabuhan Bandar Abbas Iran Dekat Selat Hormuz
-
Aturan Ketat Jakarta Soal Pengelolaan Limbah Hewan Kurban di Hari Raya
-
Ribuan Pil Berbahaya Disita dari Tiga Lokasi di Tanah Abang, Tiga Pengedar Diringkus
-
Jokowi Akan Keliling Indonesia, Pengamat Nilai Ada Target Politik 2029
-
Kebakaran di Warakas Hanguskan Dua Rumah, 9 Penghuni Selamat
-
Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan
-
Polda DIY Selidiki Dugaan Pembubaran Ibadah Jemaat GMS di Bantul
-
Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri
-
Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia
-
Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan