Suara.com - Pihak berwenang Norwegia membuat aturan yang mengatur unggahan di media oleh influencer atau siapapun agar memberikan keterangan jika foto mereka diedit.
Menyadur The Hill Rabu (7/7/2021), parlemen Norwegia mengesahkan undang-undang yang mengatur pengeditan foto sebagai iklan yang diunggah di sosial media.
Undang-undang tersebut, menurut Kementerian Keluarga dan Anak Norwegia, adalah upaya mengatasi masalah citra tubuh di masyarakat.
Undang-undang baru tersebut mengatur pembuat konten untuk memberikan keterangan jika mereka mengedit foto.
Para influencer atau pembuat konten juga harus mengungkapkan ketika mereka memperbaiki atau menambahkan filter di foto mereka.
"Setiap bentuk, ukuran, atau warna kulit tubuh yang telah diubah dengan retouching atau manipulasi lainnya harus diberi tanda telah diedit," jelas undang-undang tersebut, dikutip dari The Hill.
Undang-undang juga menetapkan bahwa setiap influencer harus memberi label jika mereka dibayar atau mendapat keuntungan dari postingan tersebut.
Menurut laporan Yahoo News, aturan baru tersebut disahkan bulan lalu oleh Parlemen Norwegia. Sebanyak 72 suara menyetujui undang–undang tersebut.
"Mengedit foto berperan dalam ketidakamanan sosial, hati nurani yang buruk, merendahkan harga diri, dan berkontribusi menekan seseorang," katanya.
Baca Juga: Bikin Publik Geli, Viral Foto Buah Mangga Ditulisi Begini Agar Tak Dicuri
"Langkah tersebut diharapkan akan memberikan kontribusi yang berguna dan signifikan untuk membatasi dampak negatif iklan tersebut, terutama pada anak-anak dan remaja," kata Kementerian Anak dan Keluarga Norwegia, dikutip dari Vice.
Undang-undang tersebut, yang merupakan amandemen Undang-Undang Pemasaran 2009, harus disetujui oleh raja Norwegia sebelum diberlakukan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siapkan Dana Haji Lebih Terstruktur, BNI Andalkan Fitur Life Goals di wondr
-
Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!
-
TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir
-
Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak
-
Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara
-
Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global
-
Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku
-
Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK
-
Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut
-
Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP