News / Metropolitan
Rabu, 07 Juli 2021 | 14:40 WIB
CEK FAKTA 3 Ambulans Kosong Sengaja Ugal-ugalan dan Tabrak Mobil di Sukoharjo. (Turnbackhoax.id)

Suara.com - Beredar narasi yang menyebutkan 3 ambulans yang kosong ugal-ugalan sampai menabrak mobil masyarakat di Ngemplak, Sukoharjo.

Narasi ini dibagikan oleh akun Facebook Rafan Shawqi (fb.com/rafan.shawqi.395) pada 6 Juli 2021 di Grup PARTAI BERKARYA. Ia membagikan video yang memperlihatkan dua ambulans dan satu minibus berwarna hitam tengah berhenti di pinggir jalan dengan dikerumuni sejumlah orang.

Dalam narasinya, akun ini menyebut 3 ambulans di Ngemplak, Sukoharjo itu baru saja ugal-ugalan dan menabrak mobik masyarakat. Sopir ambulans kemudian diintrogasi oleh warga setempat.

Sang sopir mengaku sengaja memutar-mutarkan ambulans yang kosong itu hanya untuk membuat warga panik. Hal ini dilakukan agar masyarakat percaya banyak korban berjatuhan akibat terinfeksi virus corona.

Adapun narasi yang dibagikan sebagai berikut:

3 ambulance di ngemplak sukoharjo ugal2an nabrak mobil masyarakat Setelah di introgasi warga,ngaku di suruh jalan mutar2 kasihan kena batunya, ternyata emang udh bnyak buktinya, ambulance itu sengaja muter² kosong, untuk menakuti atau membuat warga panik dan percaya klo banyak korban berjatuhan akibat covid

CEK FAKTA 3 Ambulans Kosong Sengaja Ugal-ugalan dan Tabrak Mobil di Sukoharjo. (Turnbackhoax.id)

Lantas benarkah klaim tersebut?

PENJELASAN

Berdasarkan penelusuran Turnbackhoax.id -- jaringan media Suara.com, klaim adanya mobil ambulans kosong yang sengaja berkeliling menabrak mobil warga karena ugal-ugalan di Ngemplak tidak benar.

Baca Juga: CEK FAKTA: Lionel Messi Foto Pegang Seragam PDIP, Gabung ke Partai Politik?

Faktanya, peristiwa itu bukan karena ugal-ugalan. Mobil ambulans di video itu terlibat kecelakaan beruntun karena adanya kendaraan yang berhenti mendadak di depan ambulance tersebut.

Peristiwa itu terjadi di Jalan Kudus-Purwodadi, Gang 3 Desa Ngemplak, Kecamatan Undaan, Kudus pada Minggu (4/7/2021) siang.

Ambulans tersebut diminta sudah harus sampai ke RSUD Kudus untuk memakamkan jenazah Covid-19 lainnya. Sebelumnya, ambulans tersebut baru bertugas mengantarkan dan memakamkan jenazah Covid-19 ke luar kota.

Dilansir RRI, Pihak RS Aisyiyah telah melakukan klarifikasi terkait kejadian tersebut pada Selasa (6/7/2021). Koordinator tim Kamboja yang juga Ketua MDMC Kudus, Satriyo Yudo Budi Wicaksono mengatakan kejadian itu berawal ketika tim pemulasaran jenazah Covid-19 yakni tim Kamboja di BKO kan ke RA Aisyiyah.

Ketiga ambulans masing-masing dari RS Aisyiyah Kudus, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kudus, dan Lazizmu. Satrio Yudo Budi Wicaksono membenarkan jika rombongan ambulas yang kecelakaan itu merupakan timnya.

Namun, ia membantah jika ambulans tim Kamboja melaju ugal-ugalan. Saat itu, tim Kamboja mendapatkan tugas mengantarkan dan memakamkan jenazah Covid-19 ke luar kota yakni ke Grobogan.

Load More