News / Nasional
Rabu, 07 Juli 2021 | 14:52 WIB
Seorang lansia divaksin Covid-19 di Kawasan Ngarsopuro Jalan Diponegoro, Selasa (15/6/2021). (Suara.com/Budi Kusumo)

Suara.com - Lembaga survei Median mencari tahu seberapa banyak tingkat kepercayaan publik terhadap vaksin Covid-19. Hasilnya sebanyak 41,1 persen responden percaya akan vaksin. Kemudian 10 persen responden juga memilih sangat percaya dengan vaksin Covid-19. 

"Sehingga disini yang menyatakan percaya dan sangat percaya terhadap vaksin itu kurang lebih 51 persenan," kata Direktur Eksekutif Median Rico Marbun saat memaparkan hasil surveinya, Rabu (7/7/2021). 

Kendati demikian, terdapat pula 38,6 persen responden yang masih ragu-ragu terhadap keamanan dari vaksin Covid-19. Lalu sebanyak 7,1 persen responden memilih tidak percaya dan 3,2 persen responden memilih sangat tidak percaya. 

Kalau dibedah berdasarkan usia, survei Median menemukan bahwa semakin tua maka tingkat kepercayaannya atas vaksin Covid-19 justru melemah dan tingkat keraguannya malah meningkat. 

Itu terlihat dari hasil survei yakni kepercayaan responden berusia 50 hingga 60 tahun mencapai 47,5 persen, yang tidak percaya 5 persen dan ragu-ragu 47,5 persen. 

Tangkapan layar angka tingkat kepercayaan warga terhadap vaksin Covid-19. (Lembaga Survei Median)

Sementara untuk responden 60 tahun ke atas, tingkat kepercayannya mencapai 37,5 persen, tidak percaya 12,5 persen dan 50 persen ragu-ragu. 

Temuan survei Median tersebut menjadi konta produktif ketika melihat kebijakan pemerintah memprioritaskan lanjut usia untuk divaksin bersamaan dengan tenaga kesehatan. 

"Justru di usia kritikal ini di atas 50 tahun di atas 60 tahun itu tingkat kepercayaan terhadap vaksin rendah, tingkat keragu-raguannya juga tinggi."

Survei tersebut dilakukan menggunakan rancangan non-probability sampling pada 21 Juni hingga 26 Juni 2021. Survei dilaksanakan dengan menyebarkan kuesioner berbasis Google Form melalui Facebook dengan target pengguna aktif berusia 17 hingga 60 tahun ke atas. 

Baca Juga: Warga Kalteng Ngamuk Gara-gara Tak Kebagian Vaksin, Alat-alat Milik Nakes Dirusak!

Load More