Suara.com - Regulator kesehatan Brasil, Anvisa pada Rabu (7/7/2021) memberi lampu hijau untuk vaksin Butanvac COVID-19 yang dikembangkan oleh pusat biomedis Butantan Institute Sao Paulo untuk digunakan pada sukarelawan dalam uji klinis.
Anvisa dalam sebuah pernyataan mengatakan vaksin itu akan diterapkan dalam dua dosis, berjarak 28 hari. Fase I uji klinis Butanvac akan melibatkan 400 sukarelawan, dan dua fase pertama diharapkan melibatkan total 6.000 sukarelawan.
Dalam pernyataan terpisah, Butantan mengatakan tes akan dimulai dalam beberapa hari mendatang di Riberao Preto, sebuah kota di negara bagian Sao Paulo.
Butantan mengatakan pihaknya memiliki stok sekitar 10 juta dosis suntikan Butanvac, yang akan digunakan untuk menilai keamanan dan kemanjuran vaksin dalam uji coba. Ia berharap memiliki 40 juta suntikan yang siap digunakan pada Oktober, tambahnya.
Brazil mencatat 54.022 kasus baru COVID-19 dan 1.648 kematian baru dalam 24 jam terakhir, kata Kementerian Kesehatan pada Rabu. Ini menjadikan total di Brazil berjumlah hampir 18,9 juta kasus dan 528.540 kematian. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Ubah Surat Positif Covid-19 ke Negatif, Penumpang di Aceh Ditangkap
-
Masuki Musim Panas, Kasus COVID-19 Inggris Meningkat 4 Kali Lipat
-
Cerita Sulis, Korban PHK yang Rela Kontrak Mati Demi Antar Jenazah Covid-19
-
Cara Isolasi Mandiri Anak Positif COVID-19, Download Buku Panduannya di Sini
-
Beri Contoh Warga, Tim Satgas Covid-19 Batalkan Musyawarah BKMT Kepri
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Kemenag Pastikan Tunjangan Guru Lulusan PPG 2025 Cair Maret 2026 Jelang Lebaran
-
Bukan Sekadar Rusak! Misteri Galian Kabel Jadi Biang Kerok Jalan Margasatwa Raya Bolong Terus
-
Feri Amsari Curiga Banyak Kasus Korupsi Dimunculkan oleh Kekuasaan
-
Program Makan Bergizi Gratis Tuai Pujian UNICEF: Jangkau 60 Juta Orang, Sasar Masa Depan Papua
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Sepihak, Pasien Gagal Ginjal Terkendala Cuci Darah: Ini Alasannya
-
Pakar Beberkan Alasan KPK Kehilangan Masa Keemasannya
-
Alarm Nasional! Siswa SMP Bom Molotov Sekolah, Komisi X Panggil Mendikdasmen Bahas Radikalisme
-
Amanah Bangsa Palestina di Balik Prabowo Boyong Indonesia ke BoP, Mengapa?
-
Kuasa Hukum Bupati Jember Beberkan Hak Finansial Wabup Capai Hampir Setengah Miliar
-
Pelaku Usaha Butuh Kepastian Regulasi, Para Pakar Ini Soroti Profesionalisme Penegakan Hukum