Suara.com - Seorang bocah berumur 2 tahun di India berhasil membuat dunia bangga karena inisiatifnya mencari polisi saat melihat ibunya pingsan secara tiba-tiba.
Menyadur India Today Minggu (11/07), peristiwa ini terjadi di Bareilly Uttar Pradesh ketika seorang balita yang bahkan belum bisa berjalan tegak mencari pertolongann pada polisi karena ibunya tak sadarkan diri.
Ibu bocah yang tak diketahui namanya ini tertangkap kamera sedang terbaring tak sadarkan diri di peron stasiun kereta api dengan bayinya yang berusia enam bulan.
Dia melangkah tertatih beberapa meter ke peron kereta api berbeda dan menabrak petugas untuk mencoba memberi tahu bahwa ada sesuatu yang salah dengan ibunya.
Setelah melihat aksi bocah ini, petugas yang kesulitan kemudian mengikutinya ke tempat ibu dan saudara laki-lakinya terbaring tak sadarkan diri.
Mereka dengan cepat memanggil ambulans dan wanita itu langsung dilarikan ke rumah sakit distrik. Insiden itu terjadi di stasiun kereta api Moradabad pada hari Sabtu.
Ibunya dilaporkan masih tidak sadarkan diri sedangkan identitas bocah itu beserta ibu dan adiknya juga belum diketahui.
Kemudian, petugas menggambarkan seluruh kejadian dan berbicara tentang gadis kecil yang tampak khawatir dan berjuang untuk menyampaikan sesuatu kepada mereka.
Setelah memberi isyarat, bocah yang belum bisa bicara itu mengarahkannya ke peron yang berlawanan dan memegang tangan salah satu polisi wanita, setelah itu tim menemaninya dan mencapai ibunya.
Baca Juga: Seorang Kakek di Malaysia Ini Pakai Alat Pelindung Nyentrik, Ada Aksi Heroik di Baliknya
Petugas kesehatan darurat rumah sakit distrik, Dr Shobhit mengatakan pasien kini di bawah pengawasan medis. I
"Identitasnya tidak dapat dipastikan karena saat ini dalam kondisi setengah sadar. Pergerakan lebih lanjut akan dilakukan segera setelah wanita itu sadar."
Ia bahkan tidak bisa membayangkan melakukan sesuatu yang begitu berani di usia kecil seperti itu. Angkat topi untuk gadis kecil itu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Dugaan Skandal PT Minna Padi Asset Manajemen dan Saham PADI, Kini Diperiksa Polisi
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
Terkini
-
Kemensos Perkuat Sejumlah Program Mitigasi dan Penanganan Bencana pada Tahun Anggaran 2026
-
Pramono Anung 'Gaspol' Perintah Gentengisasi Prabowo, Hunian Baru di Jakarta Tak Boleh Pakai Seng
-
Dibatasi 35 Orang, Ada Apa Jajaran PKB Temui Presiden Prabowo di Istana Siang Ini?
-
Golkar Lakukan Profiling Calon Wakil Ketua Komisi III DPR, Sarmuji: Ada Dua atau Tiga Kandidat
-
Jual Beli Jabatan Jerat Bupati Sadewo, KPK Sorot 600 Posisi Perangkat Desa Kosong di Pati
-
Pramono Anung Bakal Babat Habis Bendera Parpol di Flyover: Berlaku Bagi Semua!
-
Tak Sekadar Kemiskinan, KPAI Ungkap Dugaan Bullying di Balik Kematian Bocah Ngada
-
Viral! Aksi Pria Bawa Anak-Istri Curi Paket Kurir di Kalibata, Kini Diburu Polisi
-
Kasus Bunuh Diri Anak Muncul Hampir Tiap Tahun, KPAI: Bukan Sekadar Kemiskinan!
-
Masalah Kotoran Kucing di Skywalk Kebayoran Lama Mencuat, Gubernur DKI Instruksikan Penertiban