Suara.com - Seorang pria di Indore Madhya Pradesh palsukan hasil tes Covid-19 agar terlihat positif sehingga ia bisa kabur dari rumah dan menghindari istrinya.
Menyadur India Today, Senin (12/07), pengusaha ini bernama Ejaz Ahmed ini berasal dari distrik Mtown di Madhya Pradesh. Dia bertengkar dengan istrinya dan memutuskan kabur dari rumah.
Menurut keluarga, Ejaz mengunduh laporan positif Covid-19 dari internet dan mengeditnya menggunakan Photoshop.
Dia mengutip laporan itu untuk memberi tahu istri dan anggota keluarganya bahwa dia telah dites positif Covid-19 dan perlu tinggal di pusat Covid yang dikelola negara selama beberapa hari.
Ketika tidak pulang ke rumah setelah sebulan, istri Ejaz menjadi curiga dan meminta ayahnya untuk memverifikasi laporan Covid-19.
Setelah menghubungi laboratorium swasta di Yashwant Plaza dekat kantor polisi Gwaltoli di Indore, mereka baru menyadari bahwa laporan itu palsu.
Pemilik laboratorium, Vinita Kothari, mengajukan pengaduan polisi ke kantor polisi Gwaltoli terkait hal ini.
Polisi mendaftarkan kasus terhadap Ejaz Ahmed di bawah pasal 465 dan 469 (Hukuman untuk pemalsuan) dari KUHP India (IPC). "Kami sedang mencari Ejaz," kata polisi.
Baca Juga: Ibu Melahirkan Positif Covid-19 Kabur dari Rumah Sakit, Bayi Ditinggalkan
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar
-
Megawati Tiba di Rakernas PDIP, Siapkan Arahan Tertutup Usai Disambut Prananda Prabowo
-
Gus Yaqut Tersangka Skandal Haji, Tambah Daftar Panjang Eks Menteri Jokowi Terjerat Korupsi
-
Konsisten Tolak Pilkada Lewat DPRD, PDIP: Masa Hak Rakyat Bersuara 5 Tahunan Mau Diambil?
-
Pakar Klarifikasi: Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said Hanya Rp300 Juta, Bukan Rp100 Miliar
-
Selamat Tinggal Rompi Oranye? KPK Tak Akan Lagi Pamerkan Tersangka Korupsi di Depan Kamera
-
PDIP: Kami Penyeimbang, Bukan Mendua, Terungkap Alasan Ogah Jadi Oposisi Prabowo
-
Subuh Mencekam di Tambora: Api Amuk 15 Bangunan, Kerugian Tembus Rp1,7 Miliar