Suara.com - Seorang wanita di India tega menjual bayinya yang baru berusia 3 bulan seharga Rp 9 juta dan mengarang cerita seolah-olah buah hatinya diculik.
Menyadur New Indian Express Selasa (13/7/2021), Salma Khatoon terungkap tega menjual bayinya sendiri setelah ia melapor ke polisi bahwa bayinya hilang diculik.
Warga Ilahibagh, wilayah di bawah naungan kantor polisi Gorakhnath, melaporkan jika anaknya diculik pada Minggu (11/7).
Khatoon melaporkan bahwa seorang wanita, mengenakan kain sari merah, menculik putranya dan membawa kabur menggunakan sebuah mobil SUV di dekat gedung pernikahan di daerah Rasoolpur.
Kepala polisi Gorakhnath, Sonam Kumar, langsung terjun bersama timnya ke lokasi yang dilaporkan dan melakukan pencarian bayi tersebut.
"Kecurigaan muncul ketika sang ibu mengubah pernyataannya mengenai penculikan anaknya. Ketika polisi memeriksa rekaman CCTV di daerah itu, ditemukan bahwa Khatoon menyerahkan putranya kepada seorang wanita dan kemudian pergi menggunakan becak." jelas Sonam Kumar.
"Dengan bantuan rekaman, polisi mulai melacak wanita lain dan lokasinya ditemukan di jalan Humayunpur. Bayi itu ditemukan," sambung Gorakhnath.
Polisi mengatakan sang ibu menjual putranya tanpa memberi tahu suaminya. Ketika suaminya mencarinya, ia mengarang jika anaknya diculik.
Polisi juga mengungkapkan jika wanita itu menjualnya seharga 50.000 rupee atau sekitar Rp 9,7 juta.
Baca Juga: Hampir 70 Orang Tewas Disambar Petir dalam Sehari, India Kembali Berduka
Menurut keterangan polisi, sang ibu tega menjual buah hatinya karena kondisi ekonominya terpuruk, terlebih ayah bayi tersebut berprofesi sebagai pemulung.
Polisi menambahkan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan atas kasus tersebut. Namun tindakan tetap akan diberikan kepada sang ibu karena membuat laporan palsu.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Buntut Kasus Sulis, Dishub DKI Janji Siapkan Parkir Khusus Ojol di Mal
-
Penyintas Bencana di Pidie Jaya Ubah Dana Stimulan Jadi Modal Usaha
-
Mulai Besok! Eks Karyawan Hotel Sultan Wajib Lapor ke Posko GBK Demi Kepastian Nasib