Suara.com - Viral sebuah video di media sosial memperlihatkan aksi kemanusiaan seorang polisi di tengah situasi pandemi Covid-19. Anggota Bhabinkamtibmas di Polda Riau itu menggendong seorang warga yang kontak erat dengan pasien Covid-19.
Kondisi kesehatan warga suspek Covid-19 yang terus menurun itu, membuatnya harus segera dilarikan ke rumah sakit.
Momen ini disebarluaskan oleh akun TikTok yurilestaritiktok.
"Totalitas tanpa batas, polisi Babin wilayah Polsek Tembilahan, Polres Indragiri Hilir, Riau," tulis keterangan unggahan.
Berdasarkan video singkat yang diunggah, terlihat seorang polisi memakai pakaian Alat Pelindung Diri (APD) putih lengkap saat melakukan tugasnya itu. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (16/7/2021) lalu.
Dalam video itu, tertera lokasi kejadian berada di sebuah desa perairan Sungai Perak, Indragiri Hilir, Riau.
Pasien yang digendong tersebut dalam kondisi kesehatan yang menurun. Sementara hasil swab test Covid-19 yang dijalaninya belum keluar.
Situasi tersebut membuat Dedek, personel Bhabinkamtibmas yang bertugas di UPT Puskesmas Gajah Mada itu bergerak cepat dengan membawa warganya ke rumah sakit.
Dedek lantas menggendongnya dan berjalan kaki menuju pelabuhan kecil untuk menaiki perahu kayu bermotor melintasi sungai.
Baca Juga: Dafar 20 Zona Merah COVID-19 Jawa Barat, Karawang dan Bekasi Masuk!
Dedek terus menggendong si bapak hingga akhirnya tiba di rumah sakit kabupaten dengan didampingi seorang rekan yang juga mengenakan APD.
9 Cara Menjaga Kekebalan Tubuh Saat Pandemi Covid-19
Kita sudah melakukan beberapa upaya, seperti physical distancing, memakai masker, dan melakukan kebersihan diri. Akan tetapi ada satu faktor krusial yang tak bisa diabaikan agar tetap sehat dan terhindar dari infeksi Covid-19 yaitu menjaga kekebalan tubuh.
Kekebalan tubuh yang baik dan kuat adalah kunci untuk mencegah agar tak terserang virus corona baru penyebab sakit Covid-19.
Dikutip dari Medical Daily, ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan selama pandemi ini untuk menjaga kekebalan tubuh Anda tetap sehat dan kuat. Apa saja?
1. Tidur cukup
Orang dewasa membutuhkan sekitar 7-10 jam tidur, remaja 8-10 jam, dan anak-anak serta bayi lebih dari 14 jam. Kurang tidur atau tidur yang tak nyenyak terkait dengan risiko terkena masalah kesehatan. Sehingga banyak pakar yang menyebut bahwa kekebalan tubuh dan tidur erat kaitannya.
2. Perbanyak sumber nabati
Mengonsumsi banyak sumber nabati seperti sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian, buah-buahan yang kaya akan antioksidan, vitamin C, dan serat dapat membantu menurunkan risiko infeksi.
3. Konsumsi lemak sehat
Lemak sehat seperti asam lemak omega 3 memiliki kandungan antiinflamasi yang membantu tubuh melawan penyakit berbahaya yang disebabkan oleh bakteri dan virus.
4. Makanan fermentasi
Kekebalan tubuh berkaitan erat dengan kesehatan pencernaan. Saluran cerna kita mengandung probiotik yang bisa ditingkatkan dengan mengonsumsi makanan fermentasi seperti yogurt atau tempe.
Mengonsumsi makanan fermentasi dapat menguatkan kekebalan tubuh dengan membantu mengidentifikasi mikroorganisme yang berbahaya.
5. Kurangi konsumsi gula
Konsumsi gula yang berlebihan dapat meningkatkan risiko obesitas, penyakit jantung, dan kondisi kesehatan lainnya yang membahayakan kekebalan tubuh. Sehingga untuk menurunkan risiko terkena masalah kesehatan kronis, sangat tepat untuk mengurangi konsumsi gula Anda.
6. Olahraga
Olahraga intensitas sedang bisa mendorong kekebalan tubuh. Lakukan olaharga selama 2 jam 30 menit per minggunya untuk membantu sel-sel kekebalan tubuh kita beregenerasi dan mengurangi inflamasi, seperti berjalan kaki atau jogging.
7. Hidrasi
Tak cukup asupan cairan bisa menyebabkan kesehatan dan performamu secara keseluruhan menurun. Dehidrasi atau kekurangan cairan bisa meningkatkan risiko terkena penyakit.
8. Kelola stres
Mengelola stres dan kecemasan bisa meningkatkan kekebalan tubuh Anda. Stres meningkatkan inflamasi dan mengganggu keseimbangan hormon dan fungsi sel imun dalam jangka panjang. Anda bisa melakukan aktivitas pereda stres seperti olahraga, menggambar, atau meditasi.
9. Mengonsumsi suplemen
Mengonsumsi suplemen tidak berarti menggantikan diet sehat yang seimbang, namun bisa membantu melawan infeksi dan mendorong kekebalan tubuh. Anda bisa mengonsumsi suplemen seperti vitamin E, zinc, vitamin D, vitamin C, dan vitamin B6.
Berita Terkait
-
Video Viral Banyolan Panik Anosmia, Cewek Ini Masih Bisa Cium Bau Uang
-
TPU Rorotan Siang Ini: Belasan Ambulans Covid Berjejer, Ekskavator Sibuk Gali Liang Lahat
-
Setelah Geger Kades Tak Percaya Covid-19, Kini Warga Jenar Dikejutkan Penemuan Mayat!
-
Terungkap, Masih Banyak Buruh Tetap Masuk Kerja Meski Dinyatakan Terpapar Positif Covid-19
-
Trending Topic, Netizen: Nikmatilah Pak Jokowi Efek Cuitan Ade Armando
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Komisi VIII DPR RI Awasi Langsung Penyaluran PKH dan Sembako di Batam
-
Diskon Tiket KA Lebaran 2026 Masih Tersedia, KAI Daop 6 Imbau Warga Segera Pesan
-
Ketua MPR Soroti Kasus Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas di Tual: Harus Jadi Pelajaran!
-
Pakar UI: Indonesia Wajib Waspada 'Akal Bulus' Israel di Balik Rekonstruksi Gaza dalam BoP
-
Rocky Gerung: Perjanjian Dagang Prabowo-Trump 'Menghina Indonesia'!
-
Anggota Brimob Aniaya Anak hingga Tewas di Tual, Menteri PPPA Turun Tangan: Sedang Koordinasi
-
Bripda MS Aniaya Anak Hingga Tewas, Yusril: Sungguh di Luar Perikemanusiaan
-
Sound Horeg dan Perang Sarung Dilarang Keras Selama Ramadan di Ponorogo, Apa Sanksinya?
-
Berbagi Piring Persaudaraan, Kala Ribuan Orang Menyemut Jadi Keluarga Masjid Jogokariyan
-
Pelajar SMA Aceh Barat Dikeroyok Oknum TNI, Praktisi Hukum Desak Pengadilan Militer