Keduanya diketahui memiliki perusahaan PT Sentra Sukses Kencana. Beberapa nama dari pengurus perusahaan tersebut juga tercatat sebagai pengurus atau pemilik saham di PT Hansen Lab.
Kemudian, Egi menyinggung satu nama lainnya yakni Sofia Koswara. Meskipun di dalam akte perusahaan tidak tercantum nama Sofia, tetapi ICW menemukan dari berbagai sumber kalau yang bersangkutan adalah wakil presiden PT Harsen Lab.
"Nampakanya dia punya peran sentral dalam menjalin relasi dengan berbagai pihak," ujarnya.
Menurut hasil penelitian ICW, Sofia merupakan Chairwoman Front Line Covid-19 Critical Care (FLCCC) di Indonesia. Salah satu anggota dari FLCCC di Indonesia ialah Budhi Antariksa.
Budi ialah bagian dari Tim Dokter Presiden dan juga ketua tim uji klinis Ivermectin di Indonesia. Selain dengan Budi, Sofia juga memiliki keterkaitan dengan perusahaan PT Noorpay Nusantara Perkasa di mana dirinya pun menaruh saham di sana sejak 2019.
Putri dari Kepala KSP Moeldoko, Joanina Rachman juga diketahui memegang saham di PT Noorpay Nusantara Perkasa.
PT Noorpay Nusantara itu menjalin hubungan kerjasama dengan Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) dalam hal ekspor beras. Pada saat itu, Kepala KSP Moeldoko diketahui menjabat sebagai ketua umum HKTI.
"Dalam kesempatan itu Moeldoko yang juga merupakan Ketum HKTI jumpa dengan Sofia. Jadi dari situ kita bisa melihat sebetulnya keterkaitan antara Sofia dan juga Moeldoko sebagai kepala staf presiden," ungkapnya.
ICW juga menemukan adanya anggota direksi lain di PT Harsen Lab yakni Riyo Kristian Utomo yang menjabat sebagai Direktur Pemasaran. Riyo diketahui merupakan anggota PDI Perjuangan dan menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Komunikasi dan Budaya di DPC PDIP Tangerang Selatan.
Baca Juga: Moeldoko Geram Sebut Tuduhan ICW Ngawur dan Menyesatkan, Ingin Ambil Langkah Hukum
Informasi lain yang ditemukan ialah Riyo merupakan putra dari Ribka Tjiptaning Proletariyati, anggota DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan.
Keterkaitan Ribka dengan PT Harsen Lab diungkap ICW usai menemukan video amatir yang menunjukkan yang bersangkutan pernah membagi-bagi sembako dan masker yang disediakan oleh perusahaan tersebut pada April 2020. Kala itu Ribka menjabat sebagai Ketua Bidang Penanggulangan Bencana (Baguna) PDIP.
Temuan ICW tersebut menunjukkan kalau pandemi Covid-19 malah digunakan sebagai alat guna mencari keuntungan dan memperkaya diri.
Egi menyinggung Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang malah berdiam diri ketika ada anak buahnya yang diduga terlibat pada kepentingan konflik distribusi Ivermectin.
"Alih-alih demikian, ia bahkan membuka ruang perburuan rente dengan membiarkan instansi tertentu campur tangan dalam penanganan covid di luar tugas dan kewenangannya."
Berita Terkait
-
ICW Bikin Moeldoko Marah, Moeldoko : Ini Menodai Kehormatan Saya
-
Moeldoko Geram Sebut Tuduhan ICW Ngawur dan Menyesatkan, Ingin Ambil Langkah Hukum
-
ICW Bongkar Jejak Obat Covid Ivermectin: Dari Campur Tangan Moeldoko hingga Ribka PDIP
-
KSP Moeldoko Minta Anggota Satpol PP Bekerja dengan Empati dan Hati
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?