Suara.com - Polsek Johar Baru tengah menyelidiki kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan sekelompok bocah belasan tahun terhadap pria paruh baya Nur Hamid (56). Peristiwa ini sebelumnya terekam kamera pengawas atau CCTV hingga videonya viral di media sosial.
Kaposlek Johar Baru Kompol Edison mengemukakan bahwa korban telah melaporkan kasus ini ke pihaknya. Kekinian yang bersangkutan pun tengah menjalani visum.
"Korbannya sudah lapor, lagi divisum," kata Edison saat dikonfirmasi, Jumat (23/7/2021).
Nur Hamid menjadi korban bulan-bulanan bocah belasan tahun hingga babak belur. Aksi pengeroyokan ini diduga lantaran korban mencoba membubarkan para pelaku yang tengah berkerumun bermain bola di jalanan.
Video aksi pengeroyokan ini viral di media sosial. Salah satunya diunggah oleh akun Instagram @86_lapannam.
Berdasar keterangannya, peristiwa terjadi di Jalan Galur Selatan, Johar Baru, Jakarta Pusat, pada Selasa (20/7).
Korban awalnya hendak membubarkan kerumunan remaja yang tengah bermain bola di jalan sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.
Para pelaku yang tak terima justru mengeroyok korban. Mereka menonjok dan menendang korban hingga tersungkur.
Baca Juga: Ditangkap di Sunter, Aldy Penyok Pelaku Utama Pengeroyok Aiptu Suwardi
Berita Terkait
-
Bubarkan Kerumunan ABG saat Main Bola Dini Hari, Bapak-bapak di Johar Baru Dikeroyok
-
Pernah Gebuki Orang sampai Mati, Aldi Penyok Buronan Pengeroyok Polisi Ternyata Residivis
-
Ditangkap di Sunter, Aldy Penyok Pelaku Utama Pengeroyok Aiptu Suwardi
-
Ucapan Terima Kasih Wagub DKI ke Polisi Korban Pengeroyokan Komplotan Balap Liar
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Skenario Perang Nuklir Israel-Iran, Pakar: Opsi Terakhir yang Risikonya Terlalu Besar
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM