Suara.com - Menteri Sosial (Mensos), Tri Rismaharini turun langsung ke Purwakarta untuk memastikan bantuan sosial (Bansos) telah tersalurkan. Kedatangan Risma disambut langsung uleh Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika dan jajarannya.
Di hadapan masyarakat, Risma menyampaikan salam dari Presiden Jokowi. Presiden berpesan agar bantuan yang disalurkan dapat membantu mengurangi beban ekonomi masyarakat.
"Kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat adalah pilihan yang sulit. Karena dengan begitu masyarakat tidak bisa maksimal mencari nafkah. Bantuan dari Kemensos ini diharapkan bisa mengurangi beban masyarakat," kata Mensos Risma dalam kunjungannya ke Purwakarta (23/7/2021).
Data Pemerintah Kabupaten Purwakarta, data peserta Program Keluarga Harapan (PKH) sebanyak 28.068 KPM, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Program Sembako 41.535 KPM dan Bantuan Sosial Tunai (BST) sebanyak 42.550 KPM.
Dalam kesempatan itu, Risma menyerahkan bantuan beras Paket 5 kg kepada perwakilan masyarakat di Gedung Olahraga Purnawarman. Didampingi Bupati Anne, Risma menyampaikan harapannya agar bantuan bisa memenuhi sebagian kebutuhan pokok di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).
Risma juga blusukan ke gang-gang sempit menemui warga masyarakat. Risma bertanya sejauh mana mereka telah menerima bantuan dari pemerintah.
Yati Nuryati (56) warga Kelurahan Sindang Kasih, Kecamatan Purwakarta mengaku penerima BPNT/Program Sembako secara rutin dan lancar.
"Alhamdulillah menerima secara rutin Bu," katanya.
Selain beras, Yati juga mengaku bantuan bisa ditebus dengan berbagai jenis pangan di antaranya kacang hijau, telur, kentang, apel, dan sebagainya. Risma meminta Yati menghitung bantuan yang dia terima.
Baca Juga: 21.000 PKL Solo yang Terdampak PPKM Darurat, Diusulkan Dapat Bansos APBD
"Kalau ada kelebihan ibu bisa bicarakan dengan Pak Lurah ya," kata Risma.
Kepada Risma, Bupati Anne menyatakan bantuan sosial dari Kemensos telah tersalur secara bertahap.
"Alhamdulillah bantuan dari Kemensos dalam rangka pembatasan kegiatan masyarakat telah kami terima sejak hari Minggu (18/7/2021). Kami telah menyalurkannya secara bertahap kepada masyarakat yang menerima," katanya.
Bupati Anne menyatakan ucapan terima kasih kepada pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Sosial.
"Bantuan dari Kemensos sangat berarti bagi masyarakat di tengah pembatasan kegiatan. Kami ucapkan terima kasih," kata dia.
Bantuan beras dan bantuan sosial yang eksisting seperti PKH, BPNT/Program Sembako dan BST merupakan bagian dari kebijakan pemerintah mengurangi beban masyarakat selama PPKM.
Berita Terkait
-
Ramalan Suramnya Ekonomi Indonesia Kuartal III 2021, Begini Gambarannya
-
Imbas PPKM Diperpanjang, Exit Tol di Jawa Tengah Masih Ditutup
-
Polda Sumbar Tetapkan 4 Pemilik Usaha di Kota Padang Tersangka Pelanggaran Prokes
-
Terkendala Isoman, Penyaluran Bansos PPKM Darurat di DIY Dijadwal Ulang
-
Driver Gojek Pilih Narik Cari Nafkah Daripada Ikut Demo PPKM
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Pembunuhan di Rumbai Terungkap, Menantu Korban Diduga Jadi Otak Pelaku
-
PPG Unhas Diusulkan Jadi Pusat Pengembangan Standar MBG Nasional
-
Langit Tangsel Memburuk, Pemkot Siapkan Sanksi Denda hingga Genjot Ekosistem Kendaraan Listrik
-
Netanyahu Terjepit Tekanan Amerika Serikat dan Ancaman Perang Iran
-
Percepat Pemulihan, Kasatgas PRR Minta Daerah Terdampak Bentuk Satgas Provinsi
-
PDIP Dorong Dialog Terbuka Tentukan Ambang Batas Parlemen di RUU Pemilu
-
Menteri PPPA Minta Proses Hukum Kasus Kekerasan Seksual di Pesantren Pati Dipercepat
-
Peneliti UGM: 60 Persen Tenaga Kerja Indonesia di Sektor Informal, Perlindungan Masih Lemah
-
Soroti Kasus Dokter Magang Meninggal Kelelahan, MGBKI Dorong Reformasi Sistem Internsip Nasional
-
Dokter Magang di Jambi Meninggal Diduga Kelelahan, MGBKI Kritik Adanya Kegagalan Sistem