Suara.com - “Jika saya mati, tolong sampaikan berita ini kepada teman-teman saya,” tulis Ling Pingan dalam sebuah teks kepada sepupunya.
Terperangkap dalam kegelapan saat banjir naik sekitar dada mereka, dia adalah salah satu dari ratusan penumpang di kereta bawah tanah di kota Zhengzhou, China pada Selasa sore lalu.
Banyak telepon berbagi untuk mengirim pesan selamat tinggal kepada orang yang mereka cintai, sebagaimana melansir dari Mirror, Senin (26/7/2021).
Beberapa yang lain hanya bisa diam dan menangis. Hanya sedikit yang mengulurkan harapan untuk diselamatkan.
Seperti ratusan orang lain di kota itu, Ling naik kereta tepat saat banjir bandang semakin meningkat, setelah tiga hari diguyur hujan lebat di seluruh provinsi Henan.
Beberapa menit kemudian jalan-jalan di atas berubah menjadi sungai yang mengamuk, dengan mobil-mobil hanyut.
Beberapa penumpang mencoba memecahkan jendela untuk melarikan diri tetapi berhenti ketika mereka menyadari bahwa air lebih tinggi di luar daripada di dalam gerbong.
Permukaan air terus naik, banyak yang menderita kekurangan oksigen. Ling diselamatkan setelah empat jam.
Zhengzhou, rumah bagi 12 juta orang, tempat hingga 65 persen iPhone dunia diproduksi, mencatat curah hujan 17,7 inci dalam 54 jam antara Minggu dan Selasa.
Antara pukul 4 sore dan 5 sore pada hari Selasa, delapan inci turun, banjir paling intens yang pernah tercatat di China.
Baca Juga: Geger Mayat Pria Keturunan China Warga Batam Ditemukan di Semak-semak, Warga Vila Sampurna
China telah rutin banjir selama musim panas tetapi banjir di Henan telah digambarkan sebagai peristiwa yang akan terjadi “seribu tahun sekali”.
Sedikitnya 33 orang meninggal, meskipun jumlah itu diperkirakan akan meningkat secara signifikan.
Lebih dari 200.000 orang terpaksa meninggalkan rumah mereka.
Presiden Xi Jinping mengakui bahwa upaya untuk menghentikan banjir “sangat sulit” tetapi tidak disebutkan tentang krisis iklim.
Dan ketika China mengalami banjir terburuk dalam beberapa dekade tahun lalu, direktur Pusat Iklim Nasional membantah adanya hubungan dengan pemanasan global.
Tetapi studi lingkungan mengatakan, China merupakan negara penghasil gas rumah kaca terbesar di dunia.
China disebut salah satu negara yang dapat terkena dampak terburuk jika pemanasan global tidak dijaga di bawah 1,5C di atas tingkat industri.
Dan itu akan menjadi yang paling rentan terhadap banjir jika pemanasan terus berlanjut.
Presiden Xi harus siap mendengarkan dan mengambil tindakan keras untuk memastikan planet ini terhindar dari bencana lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Teratas, Indonesia dan Prancis Sejajar
-
China Raih Medali Emas Pertama Olimpiade Tokyo 2020
-
Mengejutkan! China Borong Vaksin Pfizer dan Moderna, Lalu Bagaimana Nasib Sinovac?
-
China Mulai Pengujian Covid-19 Massal, Jalur Kereta Ditutup
-
China Tolak Penyelidikan Tahap II WHO Terkait Asal Usul Covid-19, AS Meradang
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang
-
Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara
-
Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel
-
El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah
-
6 Fakta Pemecatan dan Sanksi Pungli 4 ASN di Pemprov Banten
-
Usut Mutilasi Depok, Polisi Temukan HP Pelaku Tergabung dalam Grup Komunitas Gay
-
Macet Jalur Bojonegara Bikin Sopir Angkot Merugi, Pemprov Banten Janjikan Keputusan Baru 4 Hari Lagi
-
Tumbangkan Persib Bandung, Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026