Suara.com - Cara dapat BLT UMKM Rp 1,2 juta bagaimana? Mari simak penjelasan tentang cara dapat BLT UMKM berikut ini.
BANTUAN LANGSUNG TUNAI
Pemerintah bakal mencairkan bantuan langsung tunai (BLT) sejumlah Rp 1,2 juta yang ditargetikan kepada 3 juta pelaku UMKM. Pencairan BLT untuk UMKM dilakukan secara online melalui Bank BRI (e-form BRI tahap 3) dan Banpres BPUM. Bagi para pelaku UMKM dapat mengecek daftar penerima BLT UMKM ini dengan mengakses laman e-form BRI tahap 3 melalui www.eform.bri.co.id/bpum maupun www.banpresbpum.id.
Cara Cek Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta melalui e-Form BRI
- Masuk ke laman resmi www.eform.bri.co.id/bpum
- Kemudian masukkan data berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Lalu isi kolom kode verifikasi
- Akan muncul pemberitahuan jika termasuk sebagai penerima BLT UMKM sejumlah Rp 1,2 juta
Cara Cek Penerima BLT UMKM Rp 1,2 Juta melalui Banpres BPUM
- Masuk ke laman resmi www.banpresbpum.id
- Kemudian masukkan data berupa Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada Kartu Tanda Penduduk (KTP).
- Kemudian klik “Cari”
- Akan muncul pemberitahuan jika termasuk sebagai penerima BLT UMKM sejumlah Rp 1,2 juta
Jika tidak terdaftar di kedua laman tersebut, pelaku UMKM dapat mengajukan diri sebagai penerima BLT UMKM melalui Dinas Koperasi dan UMKM Kota/Kabupaten domisili. Kemudian usulan yang telah diajukan akan diproses. Jika disetujui maka pelaku UMKM akan berhak untuk mendapatkan BLT UMKM sejumlah Rp 1,2 juta tersebut.
Lantas apa saja yang termasuk persyaratan penerima BLT UMKM ini? Berikut adalah daftar syarat mendapatkan BLT UMKM bagi pelaku UMKM.
- Warga Negara Indonesia (WNI) dibuktikan dengan KTP.
- Memiliki usaha mikro (UMKM) yang dibuktikan dengan surat usulan calon penerima BPUM dari pengusul BPUM beserta lampirannya yang merupakan satu kesatuan.
- Memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) atau Surat Keterangan Usaha (SKU).
- Bukan PNS/PPPK (ASN).
- Bukan prajurit TNI atau anggota Polri.
- Bukan pegawai BUMN/BUMD.
- Tidak sedang menerima Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Demikian penjelasan tentang cara dapat BLT UMKM Rp 1,2 juta.
Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat
Baca Juga: BLT BPJS Ketenagakerjaan 2021 Cair ke 8 Juta Karyawan, Ini Syarat Penerima Subsidi Gaji
Berita Terkait
-
Riset ITB Ungkap Dampak Konektivitas Digital ke Pertumbuhan Ekonomi dan UMKM
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
-
Beleid E-Commerce Segera Rampung, Apa Poin Utamanya?
-
PaDi UMKM dan Danantara Perkuat Kolaborasi Digitalisasi Pengadaan BUMN dan UMKM
-
Tak Hanya Kelola Dana Pensiun, Asabri Kini Garap UMKM hingga Ekonomi Hijau
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Pasar Senen Membeludak! 38 Ribu Warga Jakarta Serbu Kereta Api Demi Rayakan Iduladha di Kampung
-
Tragedi Berdarah di Blok M, WNA MHF Tewas Usai Dihajar Pria Misterius
-
Skandal Riset Palsu di Denmark, Peneliti Indonesia Diduga Tipu Ilmuwan Dunia Demi 'Grant'
-
California Terancam Krisis Kimia Usai Ledakan Tangki GKN Aerospace
-
Trump Desak Iran Serahkan Uranium ke AS di Tengah Negosiasi Damai
-
Pemimpin Tertinggi Iran Bersembunyi di Bunker, Intelijen AS Klaim Komunikasi Terputus
-
Wagub Erwan Optimistis Jabar Pertahankan Gelar Juara Umum Anugerah Adinata Syariah 2026
-
Prabowo Serahkan 1.098 Sapi Kurban Premium, Pemerintah Gelontorkan Rp100 Miliar dari APBN
-
Bantah Klaim Pemerintah, Komnas HAM Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Draft RUU HAM
-
Studi Ungkap Kemacetan Bikin Kota Semakin Panas, Apa Sebabnya?