Suara.com - Empat toko di Kembangan, Meruya Utara, Jakarta Barat, hangus terbakar pada Selasa (27/7/2021) dini hari. Kerugian ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
Peristiwa itu pun sempat viral di media sosial setelah diunggah akun akun instagram @humasdamkardki. Lokasi kejadian disebutkan berada di Jalan Teratai 5 RT02 RW.10, Meruya Utara, Kembangan, Jakarta Barat.
“Kebakaran ini sudah saya himpun ternyata di sini ada beberapa pemilik di satu lahan kavling ini," ujar Komandan Peleton Damkar Kembangan, Joko Susilo, di lokasi kebakaran, Selasa (27/7/2021).
Untuk menjinakkan si jago merah, 15 unit mobil pemadam kebakaran diturunkan, dengan jumlah personil sebanyak 75 orang. Api baru dapat dipadamkan sekitar pukul 03.40 WIB.
Namun karena masih adanya sumber api yang menyala, satu unit damkar dengan kapasitas 10 ribu liter kembali dikerahkan pada pukul 09.30 WIB.
“Karena kalau bisa dibilang masih ada (sumber api) penyalaan lag, jadi ada asap dan masih tercium bau gas kami antisipasi saja. Satu unit dikerahkan lagi, unit besar 10 ribu liter," jelasnya.
Sementara itu, salah satu pemilik toko bernama Ruslan mengatakan toko terbakar sekitar pukul 00.00 WIB. Saat itu dirinya mendengar suara ledakan sebanyak satu kali.
“Saya dengar sekali ledakan, tapi enggak konsen pikiran saya. Saya langsung cari istri mau selamatkan keluarga saya," ujarnya.
Ruslan menduga api berasal dari sebuah toko yang terdapat gas di dalamnya.
Baca Juga: Gudang Mabel dan Gas di Jakarta Barat Terbakar, Rugi Rp 1 Miliar
Akibat kejadian ini Ruslan mengatakan toko sembakonya yang digabung dengan toko mabel miliknya terbakar. Kerugian yang dialaminya ditaksir mencapai Rp 300 juta.
Jelasnya secara keseluruhan ada empat toko yang terbakar, termasuk miliknya.
Sementara itu, Kasi Operasi Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Barat Eko Sumarno memperkirakan kerugian keseluruhan mencapai Rp 1 miliar. Dalam kejadian itu juga dipastikan tidak ada korban jiwa.
Dugaan sementara, kebakaran terjadi karena ledakan tabung gas dari salah satu toko. Guna memastikan, hal tersebut masih dalam proses penyelidikan kepolisian.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
Pilihan
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
-
Regime Change! Kongres AS Usul Donald Trump dan Menteri Perang Dicopot Pekan Depan
-
Kebakaran di Gedung Satreskrim Polres Jakarta Barat, 13 Mobil Damkar Dikerahkan
-
90 Menit yang Menentukan! Trump Tak Jadi Pakai Senjata Nuklir ke Iran karena Ditekan?
-
Donald Trump Umumkan Gencatan Senjata Perang Iran Selama Dua Pekan
Terkini
-
Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'
-
Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS
-
Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle
-
Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri
-
Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?
-
Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus
-
Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital
-
Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai
-
Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon
-
Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek