Suara.com - Presiden Prancis Emmanuel Macron melayangkan gugatan kepada pemilik papan reklame yang membuat foto dirinya seperti Adolf Hitler untuk memprotes pembatasan Covid-19.
Menyadur Euro News Kamis (29/7/2021) Michel-Ange Flori, selaku pemilik 400 papan reklame di Var tersebut mengaku jika ia digugat oleh pengacara Emmanuel Macron.
"Saya baru saja mengetahui bahwa saya akan diundang ke kantor polisi Toulon besok menyusul pengaduan oleh presiden Republik." tulis Flori di akun Twitter-nya.
"Jadi di Macronia Anda bisa mengolok-olok pantat nabi, itu sindiran, tetapi membuat presiden terlihat seperti diktator adalah penghujatan," tambahnya.
Poster besar yang terpampang di papan reklame tersebut memperlihatkan Emmanuel Macron mengenakan seragam yang biasa dipakai oleh Adolf Hitler.
Bukan hanya itu, di wajah Macron juga tampak kumis kecil khas pemimpin Nazi tersebut, dan lambang swastika di salah satu lengannya.
Foto tersebut dipajang di dua papan reklame berukuran 4x3 meter yang terletak di pintu masuk Toulon.
Setelah foto Macron tersebut tersebar, Kantor Kejaksaan Toulon membuka penyelidikan adanya dugaan penghinaan publik pada hari Selasa.
"Anda melihat Hitler, tetapi Anda dapat melihat Stalin, atau saya melihat Charlie Chaplin di The Dictator." jelas Flori membela diri.
Baca Juga: Mengenal Suporter Legendaris Timnas Prancis dan Ayam Kesayangannya
Flori juga menambahkan jika foto tersebut bertujuan untuk mempertanyakan bagaimana demokrasi ketika keputusan diambil tanpa diskusi dengan dewan kesehatan.
Ini bukan pertama kalinya Flori tersandung kasus dari poster-poster yang ia buat. Ia biasa membuat poster untuk mengomentari masalah politik atau masyarakat.
Pada 2019, pada puncak gerakan Gilets Jaunes, Flori pernah dijatuhi hukuman denda 30.000 euro (Rp 514 juta) setelah membuat poster yang menyindir Kepolisian Prancis.
Selama 20 tahun terakhir, Flori mengeklaim dia telah membuat setidaknya 100 poster provokatif. Ia bersikeras menggunakan haknya untuk kebebasan berekspresi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Penampakan Duit Rp11 Miliar yang Disita Kejagung dari Kantor Produser Film Agung Winarno
-
BGN Prioritaskan Motor Listrik untuk Wilayah Terpencil
-
Duel Maut Lawan Beruang: Petani Karet di OKU Luka Parah hingga Dilarikan ke RS
-
Kejagung Sita Uang Tunai dan Emas di Kantor Tersangka TPPU Zarof Ricar
-
Amerika Serikat Siapkan 10.000 Tentara Tambahan Antisipasi Perang Lanjutan Melawan Iran
-
Kasus Dugaan Pelecehan Seksual di UBL Memanas, Dosen Terduga Pelaku Laporkan Balik Mahasiswi
-
Walhi Soroti Pertemuan Satgas PKH dengan Gubernur Sherly Tjoanda, Ada Apa?
-
RUU Pemilu Jadi Tarik Ulur: Demokrat Nilai Tak Perlu Buru-Buru, Golkar Minta Segera Dibahas
-
Israel Diserang Jutaan Lebah, Warga Zionis Ketakutan Yakin Itu Kiriman dari Tuhan
-
Perang Bikin Harga-harga Naik, Kaesang Lobi Dubes Iran Buka Jalur Selat Hormuz untuk Pertamina