Suara.com - Video bocah mengumandangkan azan di makam kedua orang tuanya yang wafat akibat Covid-19 mendapatkan perhatian dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.
Bocah itu sempat mencuri perhatian publik lantaran mengumandangkan azan dengan mengenakan APD lengkap di makam kedua orang tuanya.
Suaranya terdengar bergetar saat ia mengumandangkan azan di peristirahatan terakhir kedua orang tuanya.
Di usianya yang masih muda, ia harus kehilangan kedua orang tuanya akibat terpapar Covid-19. Sementara kakak dan adiknya masih menjalani perawatan akibat Covid-19.
Usai videonya viral, Jokowi langsung menghubungi bocah yang tinggal di Tenggarong, Kutai Kertanegara, Kalimantan Timur itu.
Panggilan video dengan Jokowi itu dilakukan melalui Bupati Kutai Kertanegara, Edi Damansyah bersama Kapolres Kukar dan Dandim 0906.
Dalam panggilan video, Jokowi sempat menanyakan kabar keempat bersaudara, yakni Arya (17), Arga (13), Abay (10) dan Aira (4).
Tak hanya menelepon, Jokowi juga memberikan santunan untuk bocah bernama Arga itu sebesar Rp 25 juta. Penyerahan santunan dilakukan secara simbolis lewat panggilan video pada Rabu (28/7/2021).
Sementara, uang santunan langsung dikirimkan ke rekening pribadi milik sang kakak, Arya.
Baca Juga: Harjito Meninggal Disuntik Vaksin 2 Dosis Sehari, Korban Malapraktik COVID-19
Tak hanya Jokowi, Bupati Kukar juga memberikan bantuan biaya pendidikan hingga lulus perguruan tinggi.
Ayah Arga bernama Ali Yusni dikabarkan merupakan seorang ASN Bidang Anggaran pada BPKAD Kabupaten Kutai Kartanegara.
Menyadur dari laman Facebook Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara, Ali Yusni meninggal pada Kamis 22 Juli 2021 di RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Hakim PN Depok Tertangkap Tangan Terima Ratusan Juta dari Swasta, KPK Lakukan OTT!
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
Terkini
-
11 Juta Peserta BPJS PBI Dinonaktifkan, PDIP: Keselamatan Rakyat Tak Boleh Dikalahkan Birokrasi!
-
Ingatkan Seluruh Kader Gerindra, Sugiono: Pejuang Politik Harus Bela Kaum Lemah dan Miskin
-
Terkuak! Cacahan Uang BI Awalnya Mau Dibuang ke Bantar Gebang
-
Gempa Pacitan Disebut Berada di Zona Megathrust, Pakar Tegaskan Tak Berdampak ke Sesar Opak di DIY
-
KPK Ungkap Tersangka dari Bea Cukai Sewa Safe House untuk Simpan Duit dan Barang
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Jadi Solusi Cegah Tragedi Siswa di Ngada NTT Terulang
-
Kemensos Bidik 400 Ribu Lansia dan Disabilitas Akan Dapat MBG
-
Santai Jelang Diperiksa Polisi, Haris Azhar: Klarifikasi Pandji Masih Tahap Ngobrol
-
Panik Gempa Dini Hari, Belasan Warga Bantul Luka-luka Akibat Terbentur saat Selamatkan Diri
-
Jaksa Sebut Temukan Bukti Tekanan Proyek Chromebook, Kesaksian PPK Berpotensi Beratkan Nadiem