Suara.com - Semenjak virus Covid-19 menyebar di awal tahun 2020 lalu, sudah ratusan pegawai KPK terpapar virus asal Wuhan, Tiongkok itu. Adapun sebagian pegawai KPK pun kini telah berangsur sembuh. Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, jumlah pegawai yang terpapar Covid-19 kini tinggal 44 orang.
"Beberapa pegawai telah sembuh dan saat ini data hingga akhir Juli 2021 masih terdapat 44 orang di lingkungan KPK yang masih terpapar Covid 19," kata Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (2/8/2021).
Ali mengatakan ada empat pegawai KPK yang harus menjalani perawatan di rumah sakit akibat terpapar Covid-19.
"Empat orang di antaranya masih dirawat di rumah sakit," kata dia.
Klaim Penanganan Kasus Jalan Terus
Ali menyebut penyebaran virus Corona pun hingga kini masih relatif tinggi di Indonesia. Tak terkecuali yang menimpa beberapa pegawai KPK, mengharuskan melakukan perubahan sistem kerja untuk menyesuaikan kondisi.
"KPK tetap mengutamakan keselamatan jiwa Insan KPK, karena keselamatan jiwa merupakan hukum tertinggi, “Salus populi suprema lex esto,” ucap Ali.
Ali menegaskan meski ditengah pandemi dan keterbatasan personil lembaga antirasuah. KPK pastikan pemberantasan korupsi terus berjalan.
"Kami memastikan pemberantasan korupsi tetap berjalan," kata Ali,.
Baca Juga: Geger Wanita Dikira Kesurupan Saat Vaksin, Ternyata Paksa Nakes Beri Surat Vaksinasi
Maka itu, Ali pun berharap Indonesia secepatnya bebas dari virus covid-19.
"Mari kita terus berdoa dan berupaya, semoga teman-teman yang sedang sakit segera sehat, pandemi segera berlalu, dan negeri ini kembali pulih," imbuhnya
Sejak awal Pandemi KPK mencatat sebanyak 436 insan KPK terpapar corona. Terkhusus tim penindakan KPK yang paling banyak terkena virus covid-19 sebanyak 141 orang. 10 pegawai di antaranya telah meninggal dunia.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- Bukan Sekadar Estetika, Revitalisasi Bundaran Air Mancur Palembang Dinilai Keliru Makna
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Mengapa KPK Tak Lagi Tampilkan Tersangka Korupsi?
-
Polda Metro Gerebek Clandestine Lab Etomidate di Greenbay Pluit, WNA Tiongkok Jadi Peracik!
-
Roy Suryo Endus Manuver 'Balik Kanan' Eggi Sudjana soal Ijazah Jokowi, Ada Apa?
-
Pendukung Israel Minta AS Segera Caplok Greenland, RUU Aneksasi Sudah Disiapkan
-
Demokrat Bicara Soal Sikap SBY Terkait Pilkada Dipilih DPRD: Serahkan Ke AHY, Ikuti Langkah Prabowo
-
KPK Geledah Kantor DJP, Amankan Dokumen dan Uang 8.000 SGD
-
Dede Yusuf Jelaskan Makna 'Matahari Satu' SBY: Demokrat Satu Komando di Bawah AHY
-
Tragis! Tiga Warga Cilincing Tersengat Listrik di Tengah Banjir Jakarta Utara
-
IKN Nusantara: Narasi Kian Meredup Meski Pembangunan Terus Dikebut?
-
Kejaksaan Agung Mutasi 19 Kepala Kejaksaan Negeri di Awal Tahun