Suara.com - Beredar video memperlihatkan seorang pedagang asongan yang berjualan di ruangan isolasi pasien covid-19 di sebuah rumah sakit di Manado.
Video tersebut viral. Video itu dibagikan oleh salah satu akun Facebook pada 29 Juli 2021.
Dalam video tersebut, terlihat seorang pria tampak memakai masker dan membawa dagangannya.
Dia menawarkan dagangannya yang berupa makanan ringan.
Terlihat si pedagang itu masuk ke dalam sebuah ruangan yang disebut sebagai ruangan isolasi pasien covid-19.
Jualan di Ruang Isolasi
Berdasarkan video yang beredar, pedagang asongan tersebut tampak memakai masker dan baju panjang.
Dia masuk ke dalam sebuah ruangan yang dipenuhi beberapa orang di dalamnya.
Orang-orang tersebut tampak memakai masker. Si pedagang tersebut tampak menawarkan makanan ringan yang ia bawa.
Baca Juga: Kurir Pamit Tak Bisa Antar Paket, Alasannya Bikin Wanita Ini Iba
Ia bahkan masuk ke dalam ruangan itu. Padahal unggahan tersebut menyebutkan bahwa ruangan itu merupakan ruang isolasi pasien covid-19.
Tampak ada pasien covid-19 yang terbaring di ranjang rumah sakit tersebut.
Dalam video tersebut juga terlihat pria itu tampak bertransaksi dengan seorang wanita yang ada di ruangan tersebut.
Wanita yang memakai masker itu terlihat membeli salah satu makanan ringan yang ditawarkan oleh pedagang.
Unggahan tersebut langsung viral. Berdasarkan narasi yang beredar, kejadian itu terjadi di Rumah Sakit Umum (RSU) Manado Medical Center, Manado, Sulawesi Utara.
"Katanya ruang isolasi, kok ada pedagang asongan keluar-masuk. Ini ruangan yang katanya pasiennya positif COVID. Ini ruangan mama kami kemarin yang viral karena jenazah mama kami dimakamkan secara protap," tulis akun yang mengunggah video itu, dikutip Suara.com.
Berita Terkait
-
Alasan Heriyanti, Anak Akidi Tio Jadi Tersangka
-
Kurir Pamit Tak Bisa Antar Paket, Alasannya Bikin Wanita Ini Iba
-
Wagub DKI Tunggu Keputusan Jokowi Soal Perpanjang atau Tidak PPKM Level 4
-
Anak Akidi Tio Resmi Tersangka, Diduga Sumbangan Rp 2 Triliun untuk COVID-19 Hoaks
-
Viral Video Warga Padamkan Api Saat Kebakaran, Lelaki Berember Merah Jadi Sorotan
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Pusing Harga Pakan Naik? Peternak di Lombok Ini Sukses Tekan Biaya Hingga 70 Persen Lewat Maggot
-
Persib Perketat Keamanan Jelang Lawan Bali United, Suporter Tamu Dilarang Hadir
-
Petaka di Parkiran Pasar: Nabi Tewas Digorok, Pelaku Dihabisi Massa, Polisi Diam
-
DPR Minta Kemenaker Siaga Hadapi Ancaman PHK Akibat Gejolak Global
-
Kejati Jakarta Sita Sejumlah Dokumen Usai Geledah Ruangan Dirjen SDA dan Cipta Karya Kementerian PU
-
Diperiksa KPK, Haji Her Bantah Kenal Tersangka Korupsi Bea Cukai
-
Lift Mati Saat Blackout, 10 Penumpang MRT Lebak Bulus Dievakuasi Tanpa Luka
-
Ada Nama Riza Chalid, Kejagung Tetapkan 7 Tersangka Dugaan Korupsi Petral
-
Al A'Raf: Panglima TNI dan Menhan Harus Diminta Pertanggungjawaban di Kasus Andrie Yunus
-
PLN Buka Suara Soal Listrik Padam di Jakarta, Begini Katanya