Suara.com - Seorang polisi tewas dan sejumlah orang lainnya terluka dalam insiden di depan gedung markas besar Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon, pada Selasa (3/8/2021) gedung tersebut terpaksa ditutup sementara, kata pejabat.
Pentagon Force Protection Agency mengatakan seorang petugas tewas di halte bus umum di depan Pentagon di Arlington, Virgnia, tanpa menyebutkan penyebab kematiannya.
Kepala pasukan polisi Pentagon, Woodrow Kusse, mengatakan kepada awak media bahwa sejumlah orang terluka dalam insiden tersebut.
Kusse menolak berspekulasi tentang motif serangan atau mengatakan apakah pelakunya sudah ditahan. Namun, ia menambahkan bahwa otoritas tidak gencar memburu pelaku.
Menurut Kusse, FBI sedang membantu investigasi.
Gedung Pentagon ditutup untuk sementara saat polisi menangani insiden tersebut.
"Saya telah memerintahkan pengibaran bendera setengah tiang di Pentagon Reservation untuk menghormati kepergiannya," kata Menteri Pertahanan AS Lyoyd Austin. (Sumber: Antara/Reuters)
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Bantu Indonesia 30 Juta Dolar AS untuk Tangani Covid-19
-
Potret Alex Morgan, Bintang Sepak Bola Olimpiade 2020 yang Pernah Tampil di Majalah Dewasa
-
Ancaman Varian Delta, Amerika Serikat Genjot Terus Vaksinasi COVID-19
-
Olimpiade Tokyo: Kevin Durant Pimpin Team USA Singkirkan Spanyol di Perempatfinal
-
AS Mendadak 'Usir' 24 Diplomat Rusia
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
KPK Soroti Pengadaan 105 Ribu Mobil India Mahindra oleh Agrinas: Waspada Praktik Pengondisian
-
Cak Imin Pastikan Bantuan BPJS Tepat Sasaran, Masyarakat Miskin Tetap Bisa Berobat
-
Komisi XII DPR Minta ESDM Hitung Akurat Kebutuhan Energi Ramadan-Lebaran: Jangan Ada Kurang Pasokan
-
Seorang Pemotor Tewas Usai Tertemper Kereta Bandara di Perlintasan Kalideres Jakbar
-
Komisi III DPR Beri Deadline 1 Bulan ke Kapolri, Ambil Alih dan Sikat Habis Oknum Polisi Bermasalah!
-
Sekretaris Eks Mendikbudristek Sebut Nadiem Makarim Larang Rekam Semua Rapat Daring
-
Saksi Sebut Nadiem Makarim Transfer ke 5 Stafsus Pakai Uang Pribadi
-
Bikin Publik Kecewa, Dasco Langsung Minta Pemerintah 'Rem' Rencana Impor 105 Ribu Mobil dari India!
-
Dedi Mulyadi Jemput 13 Korban LC di NTT, Pastikan Proses Hukum Tetap Berlanjut!
-
Soal Alumni LPDP Ogah Anaknya Jadi WNI, Ketua Komisi X: Alarm Sosial dan Ujian Komitmen Kebangsaan