Suara.com - Seminar Keselamatan Nuklir 2021 atau SKN 2021 merupakan agenda tahunan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Acara ini merupakan forum ilmiah antara pengawas, pengguna, pakar, dan masyarakat melalui pertukaran informasi, pengetahuan, pengalaman, dan opini untuk peningkatan keselamatan dan keamanan dalam pemanfaatan tenaga nuklir di Indonesia.
Tahun ini, SKN mengambil tema “Peningkatan Efektivitas Pengawasan Ketenaganukliran di Era Pandemi”, yang dilaksanakan secara daring Rabu (4/8/2021), untuk memperingati Hari Kebangkitan Teknologi Nasional pada 10 Agustus.
Semangat kebangkitan teknologi melalui kreasi dan inovasi diperlukan untuk mendukung program pemerintah, Making Indonesia 4.0. Selain itu, SKN 2021 menjadi penanda bahwa penyelenggaraan telah mengadaptasi kehidupan normal baru atau new normal.
Adapun dari 79 makalah yang terdaftar, telah terpilih 65 makalah untuk disajikan secara oral, dan dalam bentuk short presentation serta akan dipilih 30 makalah terbaik untuk diajukan ke IOP Publikasi Internasional.
Dari makalah yang masuk, terdapat tujuh isu utama yang mengemuka, yaitu Budaya Pengawasan dan Budaya Kerja, Pengawasan Limbah TENORM dan MORC (Material Out of Regulatory Control), Pembinaan Laboratorium Dosimetri, Penggunaan Sumber Radiasi Pengion di Bidang Kesehatan, Obyek Pengawasan, Pelaksanaan Tugas utama Bapeten (peraturan, perizinan, inspeksi) dan Pelayanan Komunikasi Publik dan kerja Sama.
Terhadap isu-isu utama tersebut, telah diusulkan beberapa rekomendasi teknis yang ditujukan kepada Bapeten dan instansi terkait.
Pada SKN kali ini, Bapeten menggandeng Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Teknologi Bandung (FMIPA-ITB) sebagai bagian dari misinya untuk membumikan ketenaganukliran dan pengawasannya kepada para pemangku kepentingan terkait.
Kemudian terdapat sekitar 314 peserta pendengar yang akan hadir, berasal dari berbagai instansi pemerintah pusat, pemerintah daerah, universitas, rumah sakit, industri, dan asosiasi profesi. Sebagai pembicara, akan hadir Menteri Kesehatan sebagai pembicara tamu kehormatan seminar, Kepala Bapeten sebagai pembicara utama, Prof. Zaki Su’ud sebagai pembicara kunci dari ITB, dan Mr. Ronald Pacheco Jimenez sebagai pembicara tamu dari International Atomic Energy Agency (IAEA).
Kepala Bapeten, Jazi Eko Istiyanto memberikan pesan bahwa dalam masa pandemi ini, seluruh kegiatan pengawasan ketenaganukliran oleh Bapeten telah dilakukan dengan mempertimbangkan dan mengadaptasi pemanfaatan inovasi teknologi informasi dan komunikasi.
Menkes, Budi Gunadi Sadikin menekankan, dalam masa pandemi, pemanfaatan radiologi untuk pendeteksian awal dan lanjutan pasien merupakan hal krusial sebagai salah satu upaya untuk menurunkan mortalitas akibat Covid-19. Untuk itu diharapkan, aspek keamanan, keselamatan; termasuk di dalamnya perizinan dari Bapeten harus tetap terjamin dan dilaksanakan sesuai regulasi.
Baca Juga: Bapeten Tingkatkan Keselamatan dan Keamanan Energi Nuklir Lewat IKKN
Berita Terkait
-
Bapeten Tingkatkan Keselamatan dan Keamanan Energi Nuklir Lewat IKKN
-
Program CSR, PT Astra Daihatsu Motor Berdonasi Hewan Kurban
-
Bapeten Temukan Sumber Radioaktif di Salah Satu Rumah Warga Serpong
-
Zat Radioaktif Kembali Ditemukan di Perumahan Batan Indah
-
Dua Warga Serpong Terkontaminasi Bahan Radioaktif Cesium 137
Terpopuler
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
- Persija Sudah Temukan Pengganti Mauricio Souza, Target Juara Super League Musim Depan
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Masalah Krusial di Mina Terkuak, Jemaah Haji Tak Makan 9 Jam hingga Tenda Melebihi Kapasitas
-
Bukan Sekadar Seremonial, Ini Alasan PDIP Wajibkan Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme
-
Kedok Warung Sembako Terbongkar! Polisi Sita Ribuan Obat Keras di Jagakarsa, Satu Pria Diringkus
-
Jokowi Bakal Keliling Indonesia, Djarot PDIP: Silakan, Bagus Kalau Sambil Tunjukkan Ijazah Asli
-
Siapa Mama Sinta? Tokoh Adat Papua Polisikan Ketua LBH Merauke Terkait Film Pesta Babi
-
Prabowo Instruksi Bahasa Prancis di Sekolah, PDIP Beri Catatan Kritis: Tidak Bisa Serta Merta Begitu
-
Prabowo Tiba di Indonesia Usai Kunjungan dari Prancis, Gibran Menyambut
-
Ribuan Calon Jemaah Umrah Hanania Travel Gagal Berangkat, Negara Diminta Hadir Sesuai UU Terbaru!
-
Buntut Film Pesta Babi, Mama Sinta Asal Papua Polisikan Ketua LBH Merauke di Jakarta
-
Eropa Tegang! Vladimir Putin Ancam Bombardir Dua Negara NATO