Suara.com - Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) mengungkap kasus pengedaran ganja seberat 43,9 kilogram. Puluhan ganja itu diamankan dari tiga lokasi berbeda.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan 24 kilogram ganja berhasil diamankan dari dua orang tersangka berinisial MY dan NS. Keduanya ditangkap di wilayah Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, pada 21 Juli 2021.
"Ini masih kita kembangkan lagi, karena ganja ini dari lintas pulau," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (4/8/2021).
Selanjutnya, pada 29 Juli 2021 penyidik kembali membongkar kasus peredaran narkoba seberat 13,9 kilogram. Dalam kasus ini penyidik mengamankan satu orang tersangka berinisial DR.
Dari hasil penyidikan, DR mengaku memperoleh ganja tersebut dari seseorang berinisial CG yang tengah mendekam di salah satu lembaga pemasyarakatan atau Lapas.
"Tim sudah berkoordinasi dengan pihak Lapas dan bisa mengamankan tersangka CG," ujar Yusri.
Sedangkan 6 kilogram ganja lainnya berhasil diamankan dari tersangka berinisial AS dan SY. Keduanya ditangkap di Tangerang, Banten, pada 2 Agustus 2021.
"Interogasi dari tersangka AS dan SY didapat keterangan narkotika jenis ganja didapat dari DS yang di ketahui berada di Lapas," ungkap Yusri.
Atas perbuatannya para tersangka dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Subsider Pasal 111 Ayat (2) Juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Mereka terancam hukuman maksimal pidana mati.
Baca Juga: Jejak Anak Akidi Tio: Dilaporkan Proyek Fiktif Istana, Diperiksa Donasi Rp 2 T
Berita Terkait
-
Disimpan dalam Patung, Polisi Bongkar Penyelundupan 16 Kg Sabu Asal Afrika
-
Terpapar Covid-19, WNA Asal Selandia Baru Meninggal di Balikpapan
-
Jejak Anak Akidi Tio: Dilaporkan Proyek Fiktif Istana, Diperiksa Donasi Rp 2 T
-
Polda Metro Jaya Sediakan Samsat Keliling di Jadetabek, Ini Daftar 14 Titik Lokasinya
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
Kronologis Mobil Berisi Bom Tabrak Sinagoge Michigan: 140 Anak Nyaris Jadi Korban, 30 Orang Dirawat
-
AS Diteror Mantan Tentaranya Sendiri: Tembaki Kampus, 4 Orang Jadi Korban
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Mudik Aman dan Nyaman, BPJS Kesehatan Sediakan Layanan Gratis Bagi Pemudik
-
Siti Maimunah: Perlawanan Perempuan di Lingkar Tambang Adalah Politik Penyelamatan Ruang Hidup
-
Jusuf Kalla Ingatkan Dampak Perang Iran-Israel, Subsidi Energi dan Rupiah Terancam
-
Singgung KUHAP Lama, Kejagung Buka Peluang Kasasi atas Vonis Bebas Delpedro Cs
-
Selama Ramadan, Satpol PP DKI Temukan 27 Tempat Hiburan Malam Langgar Jam Operasional
-
Komnas HAM: Teror Air Keras ke Andrie Yunus Serangan terhadap HAM
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran