Suara.com - Seorang siswi asal Malaysia, Ain Husniza Saiful Nizam dituntut RM 1 juta atau setara Rp 3 miliar karena mengadukan gurunya yang melempar lelucon cabul.
Menyadur The Star Kamis (05/08), siswi berumur 17 tahun ini curhat tentang hal ini di akun Twitter miliknya. "Hi, hari ini Ain tiba-tiba terima surat tuntutan atas 'pernyataan-pernyataan fitnah'," tulisnya.
"Dalam surat ini Ain diberi waktu 7 hari untuk melunasi semua tuntutan itu, diantaranya membayar RM 1.000.000 dalam ganti rugi."
Dalam akhir postingannya, ia meminta dukungan dan doa dari warganet agar segala urusan semua dipermudah. Ia menutup postingan itu dengan tagar #MakeSchoolASaferPlace.
Sebelumnya, Ain Husniza menjadi berita utama awal tahun ini karena protes tentang lelucon pemerkosaan yang dilempar guru olahraga.
Dalam unggahan Facebook, ayahnya Saiful Nizam Abdul Wahab mengatakan surat yang dikirimkan pada pukul 14.00 itu ditujukan untuk Ain Husniza, dirinya dan istrinya.
"Ada lima tuntutan dan salah satunya adalah membayar ganti rugi RM 1 juta. Kami menerima surat dari firma hukum Rasshidi Ema & Yung."
"Mengikuti saran pengacara, kami tidak akan berkomentar lebih lanjut tentang ini untuk saat ini. Kami akan mendapatkan lebih banyak saran dari pengacara kami tentang hak-hak kami dan tindakan selanjutnya," katanya.
Saiful Nizam juga mencatat bahwa surat tersebut berasal dari guru olahraga di sekolah tempat putrinya belajar sebelumnya.
Baca Juga: 4 Fakta Regina Turner Diduga Jadi PSK Kelas Atas, Pesan Cabul Dipergoki Suami
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- Danantara Sumberdaya Indonesia Batal Beroperasi Penuh, Pemerintah Mundurkan Skema Ekspor SDA di 2027
- Gugurkan Klaim Santriwati 'Hamil Tanpa Hubungan Badan', Polisi Tangkap Kiai di Pekalongan
Pilihan
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
-
Live 'Pocong Jadi-Jadian' Hebohkan Warga Sragen, 3 Pelajar Diamankan Polisi
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
Terkini
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS Tiba-tiba Serang Iran, IRGC Balas Hantam Pangkalan Udara di Kuwait!
-
Tragedi TV Tabung di Atas Kepala Siswi SD, Akhir Tragis JN di Tangan Pemuda Haus Darah
-
Satu Keluarga Rugi Rp700 Juta, Jemaah Hanania Travel Geruduk Polda Metro Jaya
-
Siapa Dalangnya? Polisi Kumpulkan Bukti Dugaan Pembubaran Ibadah di Gereja Sewon Bantul
-
Harta Karun RI Nyaris Lenyap, TNI AL Sergap 25 Kontainer Mineral Ilegal di Batam
-
Tak Peduli Lokasi Munas, HIPMI Jaya: Di Mana Pun Oke, Yang Penting Jangan Pecah!
-
Aksi Kamisan di Istana: Menagih Janji Negara yang Hobi Lupa pada Korban Penghilangan Paksa
-
PKS Salurkan Hewan Kurban hingga ke Wilayah Bencana Banjir Sumatra
-
Misteri Kematian WNA Korea di Bekasi: Ada Luka Benda Tajam dan Tumpul di Tubuh Korban